Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Senin, 13 April 2026, 4:47:00 PM WIB
Last Updated 2026-04-13T09:47:33Z
BERITA PERISTIWANEWS

Rem Blong di Jalan Abdulrahman Saleh, Truk Terguling Timpa Pick Up, Dua Sopir Selamat

Advertisement


Semarang|MATALENSANEWS.COM – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang nyaris berujung fatal terjadi di Jalan Abdulrahman Saleh, Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB.


Peristiwa bermula saat sebuah truk boks yang dikemudikan Santoso (54) dengan nomor polisi AB 8542 BD mengalami rem blong di tengah kondisi lalu lintas yang padat. Situasi saat itu semakin berisiko karena bertepatan dengan jam pulang siswa SMP Negeri 19 Semarang, sehingga arus kendaraan di lokasi cukup ramai.


Di depan truk tersebut, terdapat dua kendaraan lain, yakni mobil Suzuki Carry pick up bermuatan sayur mayur yang dikemudikan Abdul (40) bernomor polisi H 8460 QE, serta sebuah truk bermuatan kayu.


Menyadari rem kendaraannya tidak berfungsi dan untuk menghindari kecelakaan beruntun yang lebih parah, Santoso mengambil langkah cepat dengan membanting setir ke arah kiri dan mengarahkan truk ke bahu jalan.


Namun, manuver darurat tersebut justru membuat truk menabrak pohon dan beton di sisi jalan. Benturan keras menyebabkan truk terguling ke arah kanan dan menimpa mobil pick up yang berada di dekatnya.


Meski insiden tampak dramatis, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kedua sopir dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.


“Kejadiannya sekitar pukul 14.15, kondisi jalan memang ramai sekali. Alhamdulillah kami semua selamat,” ujar Abdul, sopir pick up yang mengangkut sayuran.


Diketahui, truk yang dikemudikan Santoso membawa muatan makanan kucing, sementara kendaraan Abdul mengangkut sayur mayur untuk dijual.


Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum digunakan di jalan raya. Di sisi lain, tindakan cepat pengemudi truk dinilai berhasil meminimalisir risiko korban jiwa di tengah padatnya arus lalu lintas.(Djoko S)