Advertisement
Kab.Semarang|MATALENSANEWS.COM – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang melintasi Sungai Tempuk Ngancar di Dusun Demangan, Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, resmi memasuki tahap awal pengerjaan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu menjadi solusi akses transportasi masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas warga di wilayah setempat.
Pada tahap awal pembangunan, Babinsa Desa Kadirejo Koramil 02/Pabelan Kodim 0714/Salatiga, Sertu Anis, bersama anggota Koramil 02/Pabelan dan masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti dengan semangat gotong royong untuk mendukung kelancaran proses pembangunan.
Berbagai pekerjaan dasar dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pengangkutan material, penyiapan lokasi pembangunan, hingga pengerjaan awal yang menjadi fondasi berdirinya Jembatan Gantung Garuda. Kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan umum.
Sertu Anis menjelaskan, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana desa.
“Kami berharap pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini dapat berjalan lancar hingga selesai. Nantinya jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat akses dan mendukung aktivitas ekonomi warga,” ujar Sertu Anis di sela kegiatan.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan menjadi penghubung penting bagi warga yang selama ini harus menempuh jalur yang lebih jauh untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Dengan hadirnya jembatan baru, akses antarwilayah diharapkan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien.
Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, pembangunan Jembatan Gantung Garuda juga diyakini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kemudahan akses transportasi akan mempermudah distribusi hasil pertanian maupun kegiatan usaha warga sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sementara itu, warga Dusun Demangan menyambut antusias dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Mereka mengapresiasi peran aktif TNI yang selalu hadir membantu masyarakat, baik dalam menjaga keamanan wilayah maupun mendukung pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Menurut warga, semangat kebersamaan yang ditunjukkan personel TNI bersama masyarakat menjadi motivasi tersendiri untuk terus mendukung proses pembangunan hingga selesai. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dinilai semakin mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Dengan semangat gotong royong yang terus terpelihara, pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat rampung sesuai target. Keberadaan jembatan tersebut nantinya tidak hanya menjadi sarana transportasi yang aman dan representatif, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Goent)

