Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Selasa, 09 Juni 2026, 6:52:00 PM WIB
Last Updated 2026-06-09T13:41:04Z
BERITA TNINEWS

Pangdam Diponegoro Pimpin Sidang Seleksi Calon Bintara PK TNI AD Gelombang II 2026 di Klaten

Advertisement


KLATEN|MATALENSANEWS.COM – Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., memimpin Sidang Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026 wilayah Kodam IV/Diponegoro. Sidang berlangsung di Dodiklatpur Klaten, Selasa (9/6/2026).


Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses rekrutmen prajurit TNI AD guna memastikan seleksi berjalan objektif, transparan, dan mampu menghasilkan calon prajurit yang berkualitas sesuai kebutuhan organisasi di masa depan.


Dalam sambutan Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat (Aspers Kasad) Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M., yang dibacakan Pangdam IV/Diponegoro, disampaikan bahwa TNI AD terus melakukan berbagai inovasi dalam sistem penerimaan prajurit untuk menjawab tantangan era modern.


Salah satu langkah yang dilakukan adalah penerapan digitalisasi dan transparansi dalam setiap tahapan seleksi. Hasil seleksi peserta diunggah secara langsung ke server Panitia Pusat (Panpus), sementara tes psikologi telah menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).


“Langkah ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan prajurit TNI AD yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujar Pangdam saat membacakan amanat Aspers Kasad.


Mayjen TNI Achiruddin menegaskan bahwa setiap keputusan dalam sidang kelulusan harus didasarkan pada data hasil seleksi yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, calon prajurit yang terpilih tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan akademik yang baik, tetapi juga karakter yang kuat, loyalitas tinggi, serta kesiapan untuk menjalani pendidikan dan mengabdi di satuan TNI AD.


Ia juga mengingatkan seluruh panitia agar selalu menjaga ketelitian dalam proses administrasi dan memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.


“Seluruh proses harus dilaksanakan secara profesional dan penuh tanggung jawab demi mendapatkan calon prajurit terbaik bagi TNI Angkatan Darat,” tegasnya.


Lebih lanjut disampaikan bahwa hasil sidang tingkat Sub Panpus belum bersifat final karena masih harus melalui proses verifikasi di tingkat Panpus. Oleh karena itu, seluruh peserta sidang diminta menjaga kerahasiaan hasil seleksi hingga pengumuman resmi diterbitkan.


Melalui pelaksanaan seleksi yang profesional, transparan, dan akuntabel, TNI AD berkomitmen mencetak generasi prajurit yang unggul, berintegritas, serta siap menghadapi berbagai tantangan tugas dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Laporan : Goent