Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Minggu, 12 Juli 2026, 4:09:00 PM WIB
Last Updated 2026-07-12T09:24:30Z
BERITA UMUMNEWS

Ketua FKUB Salatiga Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Dukung Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Advertisement

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Salatiga, KH. Drs. Noor Rofiq

SALATIGA|
MATALENSANEWS.COM – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Salatiga, KH. Drs. Noor Rofiq, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi menyikapi berbagai isu yang berkembang terkait aparat penegak hukum, khususnya kejaksaan dan kepolisian,Minggu (12/7/26).


Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian FKUB terhadap pentingnya menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan kerukunan di Kota Salatiga yang selama ini dikenal sebagai daerah yang aman dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi.


KH. Drs. Noor Rofiq menyatakan dukungannya terhadap pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait persoalan yang belakangan mencuat di lingkungan aparat penegak hukum. Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul merupakan tindakan oknum, sehingga tidak dapat digeneralisasi sebagai kesalahan institusi kepolisian maupun kejaksaan secara keseluruhan.


Ia menegaskan bahwa institusi penegak hukum tetap memiliki peran penting dalam menjaga supremasi hukum dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, apabila terdapat dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh individu tertentu, proses penanganannya harus diserahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku.


"Kami mendukung pernyataan Presiden Republik Indonesia bahwa persoalan yang terjadi merupakan ulah oknum, bukan mencerminkan institusi secara keseluruhan. Oleh sebab itu, masyarakat hendaknya mempercayakan proses penanganannya kepada pihak yang berwenang," ujar KH. Drs. Noor Rofiq.


FKUB Kota Salatiga juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya maupun provokasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


Menurutnya, sikap bijak dalam menerima informasi serta menghormati proses hukum merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga.


"Kami mengimbau masyarakat Kota Salatiga agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta memberikan kepercayaan kepada aparat dan pihak berwenang untuk menyelesaikan persoalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," lanjutnya.


FKUB berharap seluruh masyarakat terus menjaga semangat persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati, sehingga Kota Salatiga tetap menjadi daerah yang kondusif, aman, damai, serta menjadi contoh kehidupan harmonis di tengah keberagaman.


Melalui imbauan tersebut, FKUB Kota Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya stabilitas sosial, penegakan hukum yang adil, serta terpeliharanya kerukunan umat beragama demi kepentingan bersama.


Menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi serta penegakan hukum yang adil, profesional, dan tanpa pandang bulu di Indonesia.


Menyampaikan apresiasi atas komitmen Presiden Republik Indonesia dalam mendorong aparat penegak hukum untuk memberantas korupsi secara tegas, profesional, dan berkeadilan.


Menurutnya, komitmen tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.


Mengapresiasi komitmen Presiden Republik Indonesia dalam mendorong penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi secara tegas, profesional, dan berkeadilan tanpa adanya perlakuan diskriminatif maupun tebang pilih," 


Selain itu, menyatakan dukungannya terhadap langkah aparat penegak hukum dalam menangani seluruh perkara tindak pidana korupsi secara objektif, transparan, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, tanpa memandang jabatan, kedudukan, maupun latar belakang pelaku.


Menegaskan bahwa pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, mendukung setiap upaya penegakan hukum yang mengedepankan asas keadilan, profesionalisme, transparansi, dan kepastian hukum.


Menurutnya, penegakan hukum yang konsisten dan tidak diskriminatif menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, meningkatkan kepercayaan publik, serta mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berlandaskan nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan integritas.


Serta berharap seluruh proses penanganan perkara tindak pidana korupsi di Indonesia dapat terus berjalan secara independen, objektif, dan sesuai dengan prinsip negara hukum, sehingga memberikan rasa keadilan bagi masyarakat serta menjadi efek jera bagi para pelaku korupsi.(Goent)