Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Selasa, 25 Agustus 2026, 1:24:00 AM WIB
Last Updated 2026-08-24T18:24:21Z
BERITA TNINEWS

KRI Gajah Mada Segera Berlayar dari Italia, Kapal Induk Hibah Garibaldi Menuju Indonesia

Advertisement

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali

JAKARTA
 |MATALENSANEWS.COM– TNI Angkatan Laut (TNI AL) segera memiliki kapal induk baru yang akan diberi nama KRI Gajah Mada. Kapal tersebut merupakan bekas kapal induk Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, yang dijadwalkan berangkat dari Italia menuju Indonesia pada Senin malam, 24 Agustus 2026.


Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan, kapal tersebut masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan berbendera Italia selama perjalanan menuju Indonesia.


"Dan kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22.00, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata Muhammad Ali saat mengunjungi Kraton Majapahit, Jakarta Timur, Senin (24/8/2026).


Ali menjelaskan, kapal induk tersebut didatangkan langsung dari Italia. Pergantian nama dan bendera akan dilakukan setelah kapal tiba di wilayah Indonesia.


"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera menjadi KRI Gajah Mada," jelasnya.


Dikawal Fregat Italia


Dalam pelayarannya menuju Indonesia, kapal tersebut akan menempuh rute yang cukup panjang dengan melewati sejumlah jalur strategis, termasuk Terusan Suez dan Laut Merah.


Ali meminta doa agar perjalanan kapal berlangsung aman hingga tiba di Indonesia. Kapal tersebut diperkirakan tiba sekitar pertengahan hingga akhir September 2026.


"Semoga selamat dalam perjalanan, sukses, karena ini akan melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia. Dan mudah-mudahan tanggal 20 atau tanggal 15 atau tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia," ujarnya.


Akan Diresmikan Presiden Prabowo


Setibanya di Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi akan resmi berganti nama menjadi KRI Gajah Mada sekaligus menggunakan bendera Merah Putih.


Proses pengukuhan dan pergantian bendera tersebut direncanakan berlangsung pada 25 September 2026. Presiden Prabowo Subianto disebut akan hadir langsung dalam peresmian kapal tersebut.


"Dan tanggal 25 bisa pengukuhan atau pergantian bendera menjadi bendera Indonesia dan penggantian nama dari Garibaldi menjadi Gajah Mada. Rencana Bapak Presiden akan ikut meresmikan, hadir di onboard di kapal induk Gajah Mada," kata Ali.


Menurutnya, penggunaan nama Gajah Mada diharapkan membawa semangat persatuan dan memperkuat komitmen TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


"Nanti kapal induk itu juga dengan nama Gajah Mada akan memiliki semangat yang luar biasa untuk menyatukan Nusantara," imbuhnya.


Digunakan Bersama Tiga Matra TNI


Ali juga mengungkapkan bahwa KRI Gajah Mada tidak hanya akan digunakan oleh TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut nantinya dapat mendukung operasi bersama dengan melibatkan personel dari tiga matra TNI.


Kapal akan dilengkapi dan dioperasikan dengan dukungan helikopter milik TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, maupun TNI Angkatan Darat.


"Namun memang pilot-pilotnya akan kita latih untuk bisa mendarat di kapal induk. Itu semangat persatuan kita dan menjaga kesatuan karena Bapak Presiden berpesan bahwa yang sangat berperan dalam menjaga kesatuan dan persatuan NKRI ini adalah TNI," tutur Ali.


DPR Setujui Hibah Kapal Induk Italia


Pengadaan kapal tersebut dilakukan melalui skema hibah dari pemerintah Italia. Dalam rapat paripurna DPR RI pada Juli 2026, seluruh anggota DPR yang hadir menyetujui penerimaan hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia.


Persetujuan tersebut diambil dalam rapat paripurna DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).


Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Djiwandono sebelumnya menyampaikan laporan hasil pembahasan terkait persetujuan penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) dari luar negeri.


Ketua DPR RI Puan Maharani kemudian meminta persetujuan forum paripurna terhadap laporan Komisi I DPR RI tersebut.


"Kami menanyakan kepada Sidang Dewan yang terhormat, apakah Laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah 1 unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Republik Italia dapat kita setujui?" tanya Puan.


Para peserta rapat paripurna kemudian menyatakan persetujuan terhadap penerimaan hibah tersebut.


Dengan dimulainya perjalanan ITS Giuseppe Garibaldi menuju Indonesia, proses transformasi kapal tersebut menjadi KRI Gajah Mada memasuki tahap berikutnya. Kapal ini nantinya diharapkan menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat kemampuan operasi dan kerja sama antarmatra TNI sekaligus mendukung pertahanan serta keamanan wilayah NKRI.(Red/GT)