Advertisement
JAKARTA|MATALENSANEWS.COM – DPP PDI Perjuangan (PDIP) resmi memecat Achmad Hidayat dari keanggotaan partai. Pemecatan terhadap kader DPC PDIP Surabaya tersebut buntut kunjungannya ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) serta pernyataannya yang mengusulkan agar status keanggotaan Jokowi di PDIP direhabilitasi.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP PDIP Nomor 105/KPTS/DPP/2026 tentang Pemecatan Achmad Hidayat. SK itu ditetapkan di Jakarta pada 4 September 2026 dan ditandatangani Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
Dalam SK tersebut, DPP PDIP menilai tindakan Achmad Hidayat mengunjungi kediaman Jokowi dan kemudian menyampaikan usulan agar partai mempertimbangkan rehabilitasi status keanggotaan Jokowi merupakan tindakan di luar kewenangannya.
Tindakan tersebut juga dinilai sebagai bentuk pembangkangan terhadap keputusan partai dan dikategorikan sebagai pelanggaran disiplin berat.
“Bahwa tindakan Sdr. Achmad Hidayat melakukan kunjungan ke rumah Joko Widodo beberapa hari kemudian membuat pernyataan agar Partai mempertimbangkan rehabilitasi kepada Joko Widodo sebagai kader PDI Perjuangan yang telah dipecat, merupakan tindakan yang bukan menjadi kewenangannya dan merupakan bentuk pembangkangan terhadap Keputusan Partai,” demikian petikan SK DPP PDIP, sebagaimana dikutip Minggu (13/9/2026).
Selain persoalan kunjungan ke kediaman Jokowi, SK tersebut juga memuat sejumlah pelanggaran lain yang dinilai dilakukan Achmad Hidayat.
Pelanggaran itu berdasarkan hasil klarifikasi Komite Etik dan Disiplin PDIP pada 26 Agustus 2026. Achmad Hidayat disebut terbukti melakukan penyalahgunaan kewenangan, menguasai dokumen partai tanpa izin, serta melakukan tindakan yang dinilai intimidatif terhadap pengurus partai.
Achmad Hidayat diketahui merupakan mantan Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya.
Melalui SK pemecatan tersebut, DPP PDIP mencabut seluruh hak dan kewenangan Achmad Hidayat sebagai anggota partai.
Ia juga dilarang menggunakan nama, lambang, atribut, maupun fasilitas yang mengatasnamakan PDI Perjuangan.
Achmad Hidayat Benarkan Pemecatan
Saat dikonfirmasi mengenai keputusan tersebut, Achmad Hidayat membenarkan dirinya telah dipecat dari keanggotaan PDIP.
Ia mengakui pernah berkunjung ke kediaman Jokowi dan mengunggah dokumentasi kunjungan tersebut melalui akun media sosialnya.
Menurut Hidayat, kunjungan itu dilakukan sekitar Juli 2026 dan sebatas silaturahmi.
“Betul. Saya ke rumah Jokowi itu kurang lebih bulan Juli. Hanya silaturahim, lalu saya posting di Instagram. Nah, tidak lama setelah itu, bulan Agustus ada usulan pemecatan dari DPC Kota Surabaya ke DPP, sehingga saya dipanggil oleh DPP,” ujar Hidayat.
Pemecatan tersebut kini menjadi bagian dari dinamika internal PDIP, khususnya terkait disiplin kader dan sikap partai terhadap keputusan organisasi mengenai status keanggotaan Jokowi.(Red/Angga)

