Advertisement
SURAKARTA|MATALENSANEWS.COM – Niat menyaksikan pertandingan tim kesayangan, empat suporter Persis Solo justru harus berurusan dengan polisi. Mereka diamankan Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta setelah kedapatan mengonsumsi minuman keras (miras) di kawasan Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/10/2026) malam.
Keempat suporter tersebut diamankan saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap para suporter menjelang pertandingan sepak bola antara Persis Solo melawan RANS Nusantara FC.
Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko melalui Kasat Samapta Kompol Edi Sukamto membenarkan adanya pengamanan empat suporter yang kedapatan mengonsumsi minuman keras di kawasan stadion.
"Benar, anggota Tim Sparta mengamankan empat suporter yang kedapatan mengonsumsi minuman keras di kawasan Stadion Manahan saat berlangsung kegiatan pengamanan pertandingan sepak bola," kata Kompol Edi.
Peristiwa tersebut bermula ketika Tim Sparta melakukan pemeriksaan terhadap para suporter yang hendak memasuki stadion melalui Gate D. Saat menyisir kawasan selasar stadion, petugas melihat sekelompok pemuda yang diduga sedang mengonsumsi minuman keras.
Petugas kemudian melakukan pengecekan di lokasi. Hasilnya, ditemukan satu botol minuman keras jenis Atlas di tengah kelompok suporter tersebut.
"Ketika anggota melakukan pengecekan di sekitar Gate D, ditemukan sekelompok suporter sedang minum minuman keras. Di lokasi juga ditemukan botol miras jenis Atlas," jelasnya.
Petugas selanjutnya mengamankan empat pemuda tersebut beserta barang bukti minuman keras dan kendaraan yang mereka gunakan.
Keempat suporter itu diketahui merupakan warga Kabupaten Karanganyar, masing-masing berinisial AFW (17), SJN (20), DFW (17), dan NF (20).
Setelah diamankan, mereka dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
"Keempatnya beserta barang bukti kami bawa ke Mapolresta Surakarta untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur tindak pidana ringan atau tipiring," ungkap Kompol Edi.
Polisi Imbau Suporter Jaga Ketertiban
Kompol Edi menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap para suporter merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan sepak bola berlangsung.
Menurutnya, pengawasan di kawasan stadion dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu jalannya pertandingan maupun kenyamanan penonton lainnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh suporter agar tidak membawa ataupun mengonsumsi minuman keras di kawasan stadion.
Selain berpotensi mengganggu ketertiban umum, konsumsi minuman keras di tengah keramaian juga dapat memicu tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
"Kami ingin seluruh suporter bisa menikmati pertandingan dengan aman dan nyaman. Jangan sampai euforia mendukung tim kesayangan justru diwarnai tindakan yang mengganggu ketertiban," pungkasnya.
Polresta Surakarta berharap seluruh suporter dapat mendukung tim kebanggaan secara tertib dan menjunjung tinggi sportivitas sehingga situasi keamanan selama pertandingan tetap kondusif.(Goent)

