Ada Apa Pemkot Kota Salatiga, Terasa Tutup Mata Dengan Adanya Pasar Tiban di JLS -->

Ada Apa Pemkot Kota Salatiga, Terasa Tutup Mata Dengan Adanya Pasar Tiban di JLS

Sunday, November 17, 2019, November 17, 2019
SALATIGA,MATALENSANEWS.COM-Pasar tiban yang berada diwilayah pinggiran kota Salatiga, kususnya di Jalan Lingkar Salatiga (JLS), adalah aset daerah yang terabaikan. Pelaksanaan Pasar Tiban JLS ini hanya berlangsung seminggu sekali ( khusus hari Minggu ) dan sudah berlangsung sekitar 5 tahun lebih,minggu (17/11/2019).

Kehadiran Pemkot, diharapkan bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan, tanpa meninggalkan local wisdom ( kearifan lokal ), namun dimohon para pelaku giat ekonomi tersebut juga harus ada sinergitas dengan kebijakan Pemkot, misal  menjaga suasana tertib, aman, sejuk, kondusipe, bersih dan membanggakan.

Ada yang menarik dari pasar tiban ini adalah pengelolanya.Mulai dari proses pendirian, pengamanan, kebersihan, retribusi, pembubaran dilakukan oleh masayarakat.Pasar tiban di JLS Salatiga ini, menyediakan berbagai barang kebutuhan pokok maupun jasa. Barang yang disediakan di pasar tiban seperti pakaian, makanan, sayuran, mainan anak- anak, dan lain-lain. Kemudian jasa yang disedikana hiburan buat anak-anak, seperti komedi putar, odong-odong.

Keberadaan pasar tiban di JLS kota Salatiga yang buka setiap hari minggu pagi ini,mendapatkan berbagai pendapat dari masyarakat.Ada yang berpandangan pasar tiban berdampak positif dan berdampak pula negatif. 

Menurut Bowo, keberadaan pasar tiban mempunyai  dampak Positif.Kemunculan pasar tiban sangat dipengaruhi oleh beberapa alasan diantaranya,adanya dampak ekonomi, tambahan penghasilan, mencari pekerjaan susah sehingga berdagang dipasar tiban sebagai pekerjaan pokok, dengan keberadaan pasar tiban berarti membantu masyarakat keluar dari himpitan ekonomi, atau setidaknya bisa mengurangi beban ekonomi.

Bowo berharap pemerintak kota Salatiga janganlah diam dan menutup mata,dengan adanya pasar tiban di wilayah JLS ini. Karena keberadaan pasar tiban mampu membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran di Kota Salatiga.Adanya pengangguran semakin menurun diharapkan angka kriminalitas menurun. 

Lain halnya dengan Gunawan warga Blotongan Salatiga.Dia melihat dengan adanya pasar tiban yang berada di JLS juga berdampak pada Budaya dan Estetika.Keberadaan pasar tiban JLS dapat dinikmati sebagai wisata belanja alternatif dengan biaya murah. Disisi lain, keberadaan pasar tiban berdampak pada estetika, yaitu masalah kebersihan, keindahan, kerapihan dan ketertiban, yang sering disebut K3.

Keberadaan pasar tiban yang menempati tepi kanan-kiri jalan akan bersinggungan dengan keindahan, kebersihan, kerapihan dan ketertiban jalan, trotoar, jalur hijau. Pedagang pasar tiban yang berada di kanan kiri jalan ditambah kerumunan masyarakat pembeli atau pengunjung menciptakan suasana yang semrawut dan jalan terasa penuh.Hal ini bisa mengakibatkan jalan menjadi macet.Karenanya keberadaan pasar tiban yang menempati jalan raya akan merugikan pengguna jalan raya.

Kita berharap pemerintah kota Salatiga segera mampu mengatasi dan menata kesemrawutan dan masalah kebersihan.Pasar tiban tidak dapat dihindarkan mengasilkan sampah.

Geliat Keaneka ragaman Pasar Tiban JLS di kota Salatiga,Mohon kehadiran Pemkot guna penataannya, baik infra struktur maupun supra strukturnya demi Salatiga yang Hati Beriman sekaligus SMART CITY. Bila dikemas dengan baik tidak menutup kemungkinan bisa menjadi destinasi pariwisata yang hebat.Sehingga pasar tiban JLS harus di lihat dan garap serius menjadi destinasi pariwisata kota Salatiga.

Disini dibutuhkan peran aktif pemkot Kota Salatiga dalam mengatasi permasalahan ini,jangan sampai terkesan tutup mata dan lempar tangan,dengan dalih JLS adalah jalur propinsi atau apa.Karena pasar tiban JLS masih terletak diwilayah kota Salatiga.(Anden/Tri)

TerPopuler