DP3AKB Manfaatkan Internet Pasarkan Produk UPPKS -->

DP3AKB Manfaatkan Internet Pasarkan Produk UPPKS

Wednesday, May 19, 2021, 6:27:00 PM


Ungaran,MATALENSANEWS.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang memanfaatkan teknologi internet untuk memasarkan berbagai  produk buatan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Aneka kudapan dan produk kerajinan hasil usaha para kader keluarga berencana (KB) itu ditawarkan ke pasar global melalui laman https://warunguppks.semarangkab.go.id.


 “Era digital saat ini harus disikapi para pelaku usaha ekonomi dengan baik. Langkah memanfaatkan internet untuk memasarkan produk UPPKS ini penting agar ekonomi warga bergerak di tengah masa pandemi saat ini,” kata Wakil Bupati Semarang H Basari usai meresmikan laman pemasaran produk UPPKS itu di Kelurahan Susukan, Ungaran Timur, Rabu (19/5/2021) siang.


Selain laman pemasaran, juga dibuka Warung AKU (Andalan Kelompok UPPKS) yang memajang berbagai produk hasil usaha kelompok UPPKS Kabupaten Semarang.


Kepala DP3AKB Romlah menjelaskan UPPKS merupakan program pemberdayaan keluarga berencana (KB). Untuk mengembangkannya, dibentuk Andalan Kelompok UPPKS (AKU) guna mempermudah akses modal, pemasaran dan informasi.


“Warung AKU menjadi pusat penjualan produk UPPKS. Sedangkan laman internet untuk memperluas pemasarannya,” terangnya. Pengelolaan warung AKU dilakukan bekerja sama dengan perbankan, perguruan tinggi serta UMKM Center Kabupaten Semarang.


Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Kesejahteraan Sosial DP3AKB, Siti Maghfiroh menambahkan produk UPPKS dapat dibeli langsung di warung AKU. Sedangkan pembelian online melalui laman pemasaran. Pembeli harus login dulu untuk dapat membeli aneka produk UPPKS. Data pribadi termasuk nomor HP diperlukan agar pengelola Warumg UPPKS online dapat menghubungi pembeli untuk memastikan jumlah dan mutu pesanan.


 Tak hanya makanan ringan, juga ditawarkan aneka produk kerajinan dari bambu, kain perca serta berbagai jenis produk kerajinan. Total ada lebih dari seratus produk yang ditawarkan.


“Untuk mempermudah proses pengiriman, pihak pengelola telah menjalin kerja sama dengan lembaga jasa pengiriman,” tuturnya lagi.(Wahyu Nugroho)

TerPopuler