Warga Kota Kendari Digegerkan Dengan Penemuan Mayat di Kamar Kos Kosan La Tanda Ibukota Bobong -->

Warga Kota Kendari Digegerkan Dengan Penemuan Mayat di Kamar Kos Kosan La Tanda Ibukota Bobong

Wednesday, September 22, 2021, 1:46:00 PM


BOBONG,MATALENSANEWS.com - Warga di Dusun Salenga, Desa Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, digegerkan dengan penemuan sosok mayat wanita di kamar kos. Pemilik kos kosan La Tanda warga desa Sahu oleh anak kos setempat. Mayat wanita itu sudah membusuk.


Informasi yang diterima Media pada Selasa (21/09/2021), bahwa mayat wanita tersebut diduga sudah meninggal sejak tiga hari lalu. 


Dari identitas yang ditemukan, wanita tersebut berinisial WN, warga Kota Kendari, Kabupaten Sulawesi Tenggara.


Jasad WN berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Umum ( RSUD) Bobong, pada Selasa (21/09/2021), sekitar pukul 23.30 WIT untuk divisum.


Salah satu tetangga kamar kos WN benama Asrul Ramli kepada media menceritakan, sebelum menemukan jasad WA, dirinya mencium bau busuk namun ia tidak mengetahui kalau bau busuk itu adalah bau mayat di kamar sebelah sehingga dia pun tidak mengeceknya. 


Karena penghuni kos-kosan yang lain juga mencium bau busuk itu, maka kami cari tau sumber bau itu ternyata dari kamar sebelah. 


"Namun kami tidak berani buka lalu memberi tau warga dan menguhubungi pihak kepolisian untuk datang membuka kamar tersebut, dan ternyata ditemukan tubuh WN sudah kaku dan membusuk,” cerita Asrul. 


Sementara, saat dikonfirmasi pada Rabu (22/09/2021), Kapolsek Taliabu Barat, AKP Roy Berman Simangunsong membenarkan penemuan mayat wanita itu dan menjelaskan saat ini masih dalam pemeriksaan jasad WN. 


”Benar, dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan jasad WN,” ujar Roi via WhatsApp. 


Terpisah, Direktur Rumah Sakit (Dirut RSUD) Bobong, Tri Harmono ketika dikonfirmasi mengatakan mayat WN masih berada di RUSD untuk dilakukan visum. 


"Tadi malam sudah divisum  dokter Puskesmas. Tunggu hasil visumnya keluar," terang Tri. pada hari Rabu (22/9/2021). 


( Jek/ Redaksi)

TerPopuler