DPC GPM Pultab Minta Penegak Hukum Segera Usut Tuntas Tragedi Pembunuhan Yang Terjadi di Desa Bobong -->

Header Menu


DPC GPM Pultab Minta Penegak Hukum Segera Usut Tuntas Tragedi Pembunuhan Yang Terjadi di Desa Bobong

Thursday, October 28, 2021


TALIABU,MATALENSANEWS.com- DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Pulau Taliabu menyatakan bahwa kejadian penikaman sebuah tragedi yang sudah berulang kali terjadi sehingga perlu keseriusan dari pihak kepolisian polres kepulauan Sula dan Polda Maluku Utara untuk segera mengusut tuntas terkait pidana apalagi soal ijin keramaian untuk pesta joget tidak pernah untuk dikeluarkan surat ijin dari kepolisian setempat. 


Malah oknum oknum yang tidak bertanggungjawab atas merayakan pesta joget tersebut. Tragedi Pembunuhan yang terjadi di desa Bobong. Kejadiannya sampai kehilangan nyawa manusia." ketua Lisman pria disapaa bung Dex. hari Kamis 28 Oktober 2021.


Tentu hal ini sangat berdampak terhadap situasi keamanan masyarakat di daerah, khususnya Ibu Kota Bobong. Peran kepolisian sangat penting dalam memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. 


"Bisa saja hal ini akan terus berulang bilamana tidak ada tindakan penanganan dan pencegahan dari pihak kepolisian." tegas GPM Pulau. Selanjutnya,



Seorang pria bernama Rohan Sofiyanto (22) tewas ditikam Oleh Orang tidak dikenal, Korban merupakan warga asal desa Waha, ibukota Wanci Kabupaten Wakatobi provinsi Sulawesi Tenggara. 


Informasi yang diterima Media matalensanews.com, kejadian berlangsung sekira pukul 1:15 WIT, Rabu (27/10/2021) dini hari, di salah satu acara pesta joget di Desa Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. 


Peristiwa naas tersebut terjadi ketika korban tengah berada diacara joget (melantai) yang digelar sebagai hajatan oleh warga setempat." kata warga 


Korban yang kesehariannya bekerja sebagai mekanik disalah satu bengkel di Kota Bobong itu dinyatakan tewas dengan luka tusukan di bagian punggung (Belakang) dan diperkirakan menembus hingga kejantung . 


Belum diketahui pasti, namun dari luka yang dialami, diduga korban mendapat tusukan secara tiba tiba dari arah belakang. 


"Kejadiannya Rabu malam, acara di Bobong, dekat mesjid Raya. Semalam sempat sama - sama dengan dia, tapi pas pesta terjadi kacau.saya sudah tidak tahu dia kemana, tidak lama diketahui padahal dia jadi korban", Ucap Wisnu, salah seorang kerabat korban. 


"Dari lukanya, diperkirakan pisau pelaku  masuk hingga 14 Senti meter, pas di bagian jantung, pelaku kemudian lari", ungkap Wisnu, kerabat korban yang ketika dihubungi masih berada dikantor Polsek Taliabu Barat. 


Peristiwa tragis ini juga dibenarkan oleh AKP. Roy Berman Simangunsong, SH.MH, Kepala Kepolisian Sektor Taliabu Barat. "Iya Benar, korban bernama Rohan Sufianto, umur 21 tahun, dan saat ini pelaku belum ditemukan, masih dalam pencaharian" Tulis Roy via watsAppnya ketika dihubungi wartawan, Rabu (27/10) siang tadi. Pres release tim melalui pesan via aplikasi Wasthapp pada media ini.


(Jek)