Ketua LPKN IT Berharap Kajari Harus Lebih Tajam dari BPK Tak Boleh Tumpul Untuk Mengupas Tuntas Kasus Korupsi di Pulau Taliabu -->

Header Menu


Ketua LPKN IT Berharap Kajari Harus Lebih Tajam dari BPK Tak Boleh Tumpul Untuk Mengupas Tuntas Kasus Korupsi di Pulau Taliabu

Tuesday, November 16, 2021


TALIABU,MATALENSANEWS.com- Sejumlah dugaan kasus korupsi yang terjadi di wilayah kresidenan Kabupaten Pulau Taliabu Maluku Utara. 


Ketua LPKN (Lembaga Pemerhati Keuagan Negara) Indonesia Wilayah Timur dan Investigasi LPK-GPI (Lembaga Pelindung Konsumen Gerakan Perubahan Indonesia) La Omy La Tua tegas meminta kepala kejaksaan negeri Pulau Taliabu agar lebih tajam dari BPK Provinsi Maluku Utara.


Karena banyak dugaan kasus korupsi di wilayah kresidenan kabupaten pulau taliabu tak lagi menjadi rahasia umum yang setiap saat menjadi kosumsi public.


"Apalagi sangat jelas hal tersebut berdasarkan LKPD kabupaten pulau taliabu pada tahun 2017 hingga 2018 dari hasil pemerikasaan BPK RI dan BPK Provinsi Maluku Utara telah menemukan kurang lebih ratusan dugaan kasus terkait penggunaan anggaran negara dan daerah hingga sampai saat ini tak satupun kasus mampu di tangani oleh penegak hukum labih khusus kejaksaan negeri kabupaten pulau taliabu," Ungkap La Omy


LPKN dan Investigasi LPK-GPI berharap agar kejaksaan negeri kabupaten pulau taliabu maluku utara, lebih tajam dari pada BPK RI dan BPK provinsi maluku utara.


Dalam penindakan kasus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme karna dengan langkah kepala kejaksaan adalah jawaban penyelamatan keuagan negara dan daerah serta penyelamatan ekonomi masyarakat.


"Apalagi dalam ketegasan UU nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi serta Inpres nomor 5 tahun 2004 serta PP 71 tahun 2000 peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi itu sangat jelas adalah sebuah kewajiban dan harga mati korupsi harus di berantas hingga ke akar-akarnya." tegasnya. 


Press release La Omy, melalui pesan via aplikasi Wasthapp pada Media ini, hari Selasa 16/11/2021.


( Jek/Redaksi)