HCW Sebut Surat Mutasi Bodong Dari Dlnas PUPR Maluku Utara -->

Header Menu

HCW Sebut Surat Mutasi Bodong Dari Dlnas PUPR Maluku Utara

Guntur Matalensa
Wednesday, February 9, 2022


MALUT,MATALENSANEWS.com- HCW Maluku utara menemukan Subuah Surat bodong. yang di mana surat tersebut langsung di tanda tangani oleh sekda provinsi maluku utara Samsudin Abdul Kadir. Surat dengan nomor: 824.41080/KPTS 12022. 


Tentang Mutasi jabatan analisi jasa konsultasi bidang jakon di dinas PUPR Maluku utara. mutasi jabatan tersebut atas nama MUHAMMAD IDHAM PORA, Sekaligus kasatker SKPD-TP Provinsi maluku utara. untuk di mutasikan ke Dinas kearsipan dan perpustakaan provinsi maluku utara. 


Lanjut. Surat tersebut di berikan langsung atau di antar oleh kasubak kepegawayan PUPR provinsi maluku utara Cuwandi Bi. SE.MSI. 


Sebelum surat tersebut di antar Cuwandi Bi. Sempat berkoordinasi dengan Muhammad Idham  melalui Fia Watshap pada pukul 21,35 Wit. atau jam 9,35 Malam pada hari Sabtu tanggal 5 februari 2022. surat tersebut langsung diterimah oleh Muhammad idham pora. dari tangan kasubak keoegawayan PUPR malut. 


Dengan informasi yang di terimah oleh HCW Maluku Utara. Kami langsung Berkoordinasi dengan Sekda untuk menayakan Surat mutasi yang di tanda tangani oleh sekda provinsi maluku utara. dirinya tanda tangan atau tidak melalui pesan whatsap. 


Dalam koordinasi tersebut Sekda pun bergerak cepat untuk mengkoorcek surat mutasi tersebut dan memerintahkan kepada kepegawayan agar mengkoorcek dan mencaritau terkatt surat itu.


hal terpisah. HCW pun Berkoordinasi  Dengan Muhammad Idham pora. sebagai orang yang di rugikan. Beliau pun keget menerimah surat tersebut  sebab dari sisi besek atau keilmuan saya orang PU dan selama ini saya jadi ASN adalah kerja di PU kok tiba tiba saya di pindahkan ke perpustakan. kan ane katanya.


Bagi dirinya terkait surat mutasi tersebut  diri nya merasa sangat di rugikan karna dari sisi pengalaman dan ilmu suda beda katanya. 


"Saya curiga bahwa surat mutasi yang tujukan kepada dirinya karna faktor suka atau tidak suka. sebab katanya selama ia di lantik sebagai kasatker SKPD- TP belaiu selalu di ganggu oleh orang PUPR itu sendiri dengan berbagai cara yang mereka pakai untuk menjahtuhkan diri nya dari kasatker SKPD-TP. provinsi maluku utara. bahkan orang PUPR sendiri perna mengirim surat di kementrian untuk menggantikan dirinya sebagai kasatker." kata Muhammad idham pora. 


lanjut. kata muhammad idham pora. dengan surat mutasi saya langsung  berkoorsinasi dengan kepala BKD Provinsi maluku utara idrus assagaf di rumah pada malam hari. dan saya dengan kepala BKD diskusi isi surat tersebut dan terkait surat yang keluarkan itu kepala BKD provinsi maluku utara pun tidak mengatahui dan surat itu kaluar dari mana. dan bisa di bilang surat itu adalah surat bodong yang buat tanpa koordinasi. 



Ketika HCW mencoba koorcek lebih mendalam. terkait surat mutasi tersebut  bahwa surat itu atau tidak. kami mencoba mempelajari isi surat dan tanda tangan termasuk barcot yang terterah di dalam surat mutasi itu di duga kuat hanya tempel biasa kalau asli pasti muncul jika barkotnya jika itu asli ternyata barkotnya tidak bisa di buka." Ungkap direktur HCW Rajak Idrus  


HCW menilai bahwa surat ini di duga di kaluarkan oleh dinas PUPR provinsi maluku utara. menyangkut dengan tanda tangan atau bisa di bilang surat podong atau palsu. 


HCW berharap kepala BKD harus benrtindak cepat untuk membongkar surat tersebut.


Apalagi ini nama sekda yang di bawa bawa. HCW pun menilai bahwa tanda tangan gubernur saja mereka palsukan koh cuman sekda ini luar biasa. 


Untuk itu HCW meminta kepada BKD dan isspektirat segra membentuk tim dan selediki atas surat mutasi tersebut.


Karna HCW menilai bahwa apa yang di lakukan oleh oknum yang sengaja menciptakan surat tersebut itu bagian dari kejahatan asministrasi. 


Apalagi ini soal sistem pemerintahan kok di buat kaya begitu saya minta para pelaku yang membuat surat segra di pecat dari ASN.


"Sebab ini merusak sitem pemerintahan  provinsi maluku utara.di bawa kendali Abdul Gani Kasuba. sebagai gubernur provinsi maluku utara." kata jeck.


( Jek/Redaksi)