Sat Reskrim Polres Salatiga Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan di Umbul Senjoyo -->

Header Menu

Sat Reskrim Polres Salatiga Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan di Umbul Senjoyo

Sunday, June 19, 2022


SALATIGA,MATALENSANEWS.com -Pelaku pembunahan AS (60) atas nama Sumiyati (41) seorang penjual kopi dikawasan wisata Umbul Senjo, dibekuk jajaran Sat Reskrim Polres Salatiga. Pelaku sudah lama masuk daftar pencarian orang (DPO).


Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, saat ditemui MATALENSANEWS.com, Minggu (19/6/2022) mengatakan,dengan peristiwa terjadinya pembunuhan di wilayah Kabupaten Semarang, terkait pembunuhan di wisata Umbul Senjoyo pada 10 Juni 2022. Kami berkoordinasi dengan Polres Semarang, terkait DPO berinisial AS.


"Tadi sekitar pukul 9.30 wib orang yang dijadikan daftar pencarian orang dapat kita amankan berkat kerjasama antara Satreskrim Polres Salatiga dengan Polres Semarang,"katanya.


Untuk tersangka sudah kita amankan, kemudian koordinasi yang selanjutnya kita limpahkan ke Polres Semarang.


Sementara Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Nanung Nugroho Indaryanto menambahkan, pelaku terpantau tanpa sengaja, pagi tadi saat Polres mengadakan jalan sehat dan sepeda santai dalam rangka HUT Bhayangkara.


"Sampai di Kemuning, anggota ada yang melihat AS yang masuk dalam DPO. Kemudian dikuntit untuk identifikasi. Setelah dipastikan, kami kemudian menangkapnya," tutur Nanung kepada wartawan.


Selanjutnya pelaku digelandang ke Mapolres Salatiga."Sudah dibawa ke Mapolres Semarang," jelasnya.


Sebagaimana diketahui jajaran Resmob Polres Salatiga menangkap seorang pria berinisial AS, 60, warga Ledok. Ia diduga menjadi pelaku penusukan Sumiyati, pemilik warung di kawasan wisata Senjoyo


Saat diperiksa petugas AS mengaku tega melakukan aksi keji tersebut lantaran  tersinggung dengan omongan korban saat makan diwarungnya.


Diberitakan sebelumnya  Sumiyati (40), warga Dusun Manggisan RT 13 RW 4, Tegalwaton, Tengaran, pemilik warung di kawasan wisata Senjoyo Desa Tegalwaton Kecamatan Tengaran ditemukan tewas bersimbah darah. 


Korban ditemukan oleh suaminya bernama Zudhi, 50, di warung miliknya, selepas sholat Jumat (10/6) sekitar pukul 12.30 WIB.(Guntur)