Tuti Nusandari Roosdiono Adakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Kader Partai -->

Header Menu

 


Tuti Nusandari Roosdiono Adakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Kader Partai

Saturday, July 30, 2022


Ungaran, MATALENSANEWS.com- Kader partai adalah tombak penting dalam menjaga nilai- nilai kebangsaan di era sekarang ini. Untuk itu Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Tuti Nusandari Roosdiono adakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika bersama kader partai PDI Perjuangan di Rumah Aspirasi Tuti N Roosdiono jalan Salatiga Muncul, Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (30/07/2022).


Acara yang dikemas secara sederhana tersebut di hadiri oleh, Sis Budiyono Tenaga Ahli Tuti N Roosdiono, Sutimin Tokoh Masyarakat Kecamatan Tuntang, Agus selaku Pembicara, dan Kader Partai PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, serta Sahabat Tuti N Roosdiono.


Melalui _teleconference_ Tuti N Roosdiono menyapa para kader yang hadir dalam acara, Tuti berharap semua peserta dalam keadaan sehat di tengah wabah covid 19 yang kembali meningkat akhir-akhir ini.


Tuti N Roosdiono mengajak kader partai PDI Perjuangan untuk menjadi contoh masyarakat umum dalam memahami nilai kebangsaan, antara lain Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.


 "Kader partai harus berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai 4 pilar Kebangsaan, karena kader partai akan menjadi generasi penerus perjuangan para pahlawan bangsa ini", tambah Tuti.


Agus yang menjadi pembicara mengatakan kepada para kader partai PDI Perjuangan untuk terus menggelorakan pentingnya pemahaman tentang 4 pilar kebangsaan antara lain Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Untuk itu Agus mengajak kader partai yang akan menjadi generasi penerus bangsa agar tanpa lelah mengedukasi masyarakat agar tidak terjerumus ke faham-faham yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.


"Mari bersama-sama memberi pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjerumus ke faham-faham yang dapat memecah belah bangsa" tambah Agus.(Tri)