Terkesan Dipaksakan Mundur Sebagai Anggota DPRD Salatiga, Dayat Siap Klarifikasi ke DPC, DPD Dan DPP Partai Demokrat -->

Header Menu

 


Terkesan Dipaksakan Mundur Sebagai Anggota DPRD Salatiga, Dayat Siap Klarifikasi ke DPC, DPD Dan DPP Partai Demokrat

Tuesday, August 2, 2022


SALATIGA,MATALENSANEWS.com-Anggota DPRD Kota Salatiga dari Fraksi Demokrat  periode 2019-2024,Dapil Kecamatan Tingkir No Urut 6,Muh Nur Hidayat dikabarkan mengundurkan diri. 

Hanya saja, proses surat yang diajukan DPC Partai Demokrat untuk agenda Pergantian Antar Waktu (PAW) dari keanggotaannya dipertanyakan oleh Muh Nur Hidayat atau yang sering dipanggil Dayat.


"Bukan saya yang membuat Surat Pengunduran diri, bukan juga yang 'nge-print' hingga sampai di tangan Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit," kata Muh Nur Hidayat, melalui seluler kepada media Matalensanews.com Selasa (2/8/22).


Dayat yang juga menjabat sebagai Ketua DPD BMI Propinsi Jawa Tengah ini, ternyata terang-terangan mengaku ia terkesan dipaksakan mundur sebagai anggota DPRD Salatiga. 


Ia juga mengaku sampai dengan saat ini tidak pernah mendapatkan klarifikasi dari DPC Partai Demokrat Kota Salatiga terkait proses PAW dirinya. 


Dirinya pada prinsipnya, siap kapan saja melakukan klarifikasi baik ke DPC, DPD dan DPP Partai Demokrat. Apalagi, pemilik suara terbanyak di Pileg 2019 itu mengaku tetap memperjuangkan loyalitas, manifestasi serta integritas dirinya terhadap Partai Demokrat.


"Harapan saya, justru mendekati tahun politik ini konsolidasi antar kader partai semakin solid karena salah satu jalan menjadikan Ketua Umum Partai Demokrat pemimpin Nasional," terangnya.


Sementara, Wakil Sekretaris DPD BMI Jateng Abdul Aziz saat dihubungi menjelaskan jika duduknya M Nur Hidayat di keanggotaan DPRD Salatiga adalah amanat Partai. 


Dimana, dirinya sangat mengharapkan dinamika-dinamika yang muncul sebagai bagian dari proses pendewasaan antar kader Demokrat. 


"Saya berharap, DPP Partai Demokrat dapat mengevaluasi baik dari Surat Pengunduran yang keluar atas nama M Nur Hidayat termasuk struktur DPC serta anggota Fraksi Demokrat yang duduk di DPRD Salatiga. Terpenting lagi, DPP Partai Demokrat diharapkan bisa memfasilitasi persoalan ini," imbuhnya. 


Masih menurut Dayat, semenjak dirinya dikeluarkan dari grup ketua fraksi sekaligus ketua DPC dirinya langsung mengerjakan impor barang ke Cina dan Vietnam.


Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Diah Sunarsasi hingga saat dikonfirmasi awak media melaui pesan whatsapp terkait proses PAW Dayat tidak merespon.(Wahyu Nugroho)