Tim Forensik Polda Sulsel Diduga Bohongi Keluarga Almarhum Warga Kasdam Terkait Hasil Autopsi -->

Header Menu

 


Tim Forensik Polda Sulsel Diduga Bohongi Keluarga Almarhum Warga Kasdam Terkait Hasil Autopsi

Tuesday, August 2, 2022


HALSEL,MATALENSANEWS.com- Tim Forensik  Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berjumlah tiga orang, diduga membohongi publik, Selasa (2/8/22).


Pasalnya, dr. Denny ,Sp.F,M.Kes selaku perwakilan tim forensik Polda Sulsel usai melakukan Autopsi di konfirmasi awak media biro Halmahera Selatan propinsi Maluku Utara. sebab dirinya menjanjikan kurang lebih satu (1) bulan hasilnya Autopsi akan serahkan ke pihak polres Halsel.


Karena sampel yang di ambil akan di periksa DNA dan ke Laboratorium serta hasilnya di sampaikan ke penyidik kepolisian Polsek Indari (Halsel) kurang lebih satu (1) bulan lamanya." kata (Denny) beberapa waktu lalu.


Sebab, terkait dengan Almarhum Asri Iskandar Alam (27) Warga Mayarakat Desa Kasiruta Dalam (Kasdam) Kecamatan Kasiruta Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diduga kuat di bunuh secara sadis dengan cara dimutilasi pada tanggal 1 Mei 2022 itu, hingga dapatkan sebagian organ tubuhnya.


Tim Forensik  Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berjumlah tiga orang usai autopsi Almarhum AIA pada tanggal 12 juni 2022, lalu.


Anehnya, Autopsi yang di lakukan tim forensik biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah memasuki 53 hari atu seminggu lagi sudah masuk dua (2) bulan Namun hasil Autopsi belum ada titik terangnya hingga saat ini.


"Semntara dr. Denny ,Sp.F,M.Kes selaku team forensik biddokkes Polda (Sulsel) di konfirmasi Media ini melalui pesan Watshapp, mengatakan sampel yang di bawah ke Pokda sulawesi Selatan (Sulsel) di periksa ke Laboratorium (Lap) Universitas Hasannudin (Unhas).


Sampai hari ini sampel yang dikirim ke Lab DNA dan Lab Unhas belum ada jawaban. jadi  hasil visum belum dapat kami rampungkan." Kata Denny pada 9 Juli 2022, lalu.


 Lanjut ia, menjelaskan jika sudah ada hasil dari dua tempat di visum akan kami rampungkan dan serahkan ke penyidik polres Halmahera Selatan.

 

"Dengan begitu kembali dikonfirmasi Awak Media ini pada tanggal 29 Juli 2022, Namun hasil Autopsi masih juga Nihil. jadi Sampai hari ini saya belum menerima hasilnya." Ucap Denny.


(Tim/Jek/Redaksi)