Lagi lagi, Cakades Matutin Halsel Tak Paham, Ini Penyakitnya -->

Header Menu

Lagi lagi, Cakades Matutin Halsel Tak Paham, Ini Penyakitnya

Guntur Matalensa
Saturday, October 22, 2022


HALSEL,MATALENSANEWS.com- Jika belum matang memimpin masyarakat di Desa setempat, namun memaksakan diri ikut serta dalam pesta Demokrasi untuk bertarung meraih suatu jabatan agar dapat memimpin Masyarakat di desa dan mengelola Anggaran Negara atau daerah, maka bisakah Masyarakat korbannya?. Kamis,21/10/22.


"Simak tanggapan dari Calon Kepala Desa Matuting kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), yakni berinisial AAB mengancam bakal melaporkan Wartawan ke Polisi terkait pemberitaan.


Sebagaimana, di beritakan melalui salah satu Media Online biro Halsel pada Hari Jumat tanggal 14 Oktober 2022 lalu, oleh Wartawan Saudara "Sahrul bahwa, salah satu Oknum Cakades Desa Matutin Kecamatan Gane Timur Tengah (Halsel), bakal dilaporkan ke polisi dalam waktu dekat ini.


"Pasalnya, Oknum Cakades Matuting berinisial (AAB) diduga kuat telah Melakukan Penipuan ke salah satu ibu Nuraini Y. Selaku penyanyi lagu Qasidah itu.


Menurut, Nuraini bahwa oknum AAB meminta buatkan lagu Qasidah untuk Calon Kepala Desa 2022-2028 yang digunakan saat Kompanye nanti.


Lagu Qasidah yang di pesan AAB pada tanggal 10 September 2022 dengan dalil per satu lagu Rp 1 juta, sehingga dibuatkan tiga Lagu Rp3 juta sesuai Kesepakatan bersama.


Kata Nurani, dalam kesepakatan itu, selesai dibuat tiga lagu langsung di bayar lunas tiga Juta rupiah. Setelah ketiga lagu Qasidah dibuat dalam bentuk Mp3 dan di serahkan ke AAB pada tanggal 16 September 2022. 


Tetapi uang tersebut baru diserahkan sebesar Rp.500 ribu sampai saat ini sisah uang sebesar R.2.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) belum dilunasi.


Sambung dia, Persoalan ini masuk pada unsur tindak pidana penipuan sehingga Sesuai dengan beberapa bukti yang ada, maka dalam waktu dekat ini akan kami laporkan ke pihak berwajib jika yang bersangkutan tidak memiliki niat untuk melunasinya.


Sementara, AAB selaku Calon Kepala Desa Matutin Kecamatan Gane Timur Tengah (Halsel). dikonfirmasi melalui via telfon seluler) nomor hp miliknya tidak aktif sehingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan dari bersangkutan.


"Menanggapi Hal tersebut, diketahui nomor hp milik AAB aktif pada Hari Kamis Tanggal 20 Oktober 2022. Di konfirmasi sekaligus minta klarifikasi terkait pemberitaan sebelumnya.


Namun anehnya, AAB mengancam bakal melaporkan Wartawan ke Polisi bila dirinya sudah pencairan gaji nanti.


"Saya mau pertanyakan apakah kalian bisa bayar persoalan harga diri saya, tentang masyarakat umum." kata ABB saat di konfirmasi melalui Chat Pesat Watshapp, pada hari Kamis tanggal 20 Oktober 2022, sekira pukul 11:44 Wit.

 

Lanjut ia, Untuk bayar, saya tetap bayar tetapi saya mau tuntut harga diri, jadi kalau dana saya sudah cair maka saya siap untuk tuntut balik."cetusnya.

 

Dengan begitu ditanya, kapan Pak AAB dapat membayar atau melunasi sisah uang sebesar Rp.2.500.000 (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) terkait lagu Qasiah yang di pesan namun belum dilunasi.


"AAB berjanji pada hari selasa sudah dilunasi. Hari selasa nanti , dan secepatnya saya akan bayar tetapi selesaikan di Polres dan tolong bilang (Sampaikan) ke Rio (Saudara Sahrul), lagu yang di pesan sudah di hapus samua." Katanya.


Anehnya lagi, ABB menambahkan bahwa, Justru saya mau tanya mampukah kalian bayar harga diri saya. saya sudah malu baru mau bayar lagi (Sisah Uang).


"Bukan persoalan bayar dan tidak bayar tetapi harus komunikasi dengan saya  dulu, jika saya tidak mampu bayar barulah lapor saya di polsek atau naikkan (berita) di media. kalau begini cara nya, saya juga tuntut persoalan harga diri. Semua sudah terlanjur. Msyarakat telah baca semua." tuturnya (AAB). (Tim/Jek/Redaksi)