Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 


 





 


Selasa, 14 Februari 2023, 11:25:00 AM WIB
Last Updated 2023-02-14T04:25:16Z
BERITA UMUMNEWS

Diduga Cakades Antar Waktu Tak Pernah Masukkan Berkas?

Advertisement


LABUHA,MATALENSANEWS.com - Gerakan Pemuda Marhaenis Halmahera Selatan Menduga bahwa Salah Satu Calon Kepala Desa Antar Waktu Saudara Rustam Hi Muhdar, dalam proses pemberkasan tidak pernah memasukan berkas pendaftaran nya. 


Sehingga tidak terlihat Saudara Rustam Hi Muhdar memasukkan berkasnya di Panitia Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu tersebut, 


Selanjutnya pada saat tahapan penetapan nomor urut Bakal Calon Kepala Desa Antar Waktu tidak di undang dalam Pleno Penetapan Bakal Calon Kepala Desa Antar Waktu.

 

"Sehingga patut diduga bahwa saudara Rustam Hi Muhdar, tidak terdaftar dalam Calon Kepala Desa Antar Waktu dan Patut dicurigai ada dugaan kongkalikong untuk mengamankan dan atau memasukkan Saudara Rustam Hi Muhdar dalam daftar Bakal Calon Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu," Ungkap, Harmain Rusli pada awak media ini. Selasa, 14/2/2023.


Kata dia. Sebab tahapan pemasukan berkas Bakal Calon Kepala Desa Antar Waktu dibatasi oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu itu sendiri.


Perlu diketahui bahwa dugaan kami Saudara Rustam Hi Muhdar terdaftar dalam Sipol Partai Politik yakni Partai Ummat. Yang secara regulasi di larang dalam proses Pemilihan Kepala Desa. 


Oleh karena itu Gerakan Pemuda Marhaenisme Halmahera Selatan meminta Bapak Hi Usman Sidik agar lebih jelih dalam pengambilan keputusan terkait hasil keputusan yang serahkan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa tingkat Kabupaten. "Karena banyak persoalan muncul pada saat proses Pemilihan Kepala Desa saat ini." Ujarnya.


Untuk itu, Ketua DPC_Gerakan Pemuda Marhaenis Halmahera Selatan, Harmain meminta kepada Bapak Hi Usman Sidik, agar mempertimbangkan proses Pelantikan Bagi Calon Kepala Desa yang terpilih pada saat proses Pemilihan berlangsung, dalam kaitannya dengan Pelantikan Para Kepala Desa. 


"Sebab menurut kacamata kami bahwa, hasil Pemilihan Kepala Desa di Halmahera Selatan menuai banyak kontroversial dan menimbulkan keretakan hubungan antara sesama masyarakat di masing-masing Desa yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan." tegasnya. ( Jek/Red)