Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Rabu, 15 Maret 2023, 4:00:00 PM WIB
Last Updated 2023-03-15T09:00:41Z
BERITA PERISTIWANEWS

Seorang Warga Diduga Tewas Akibat Diterkam Buaya, BPBD Taliabu Masih Terus Melakukan Pencarian

Advertisement


TALIABU,MATALENSANEWS.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu bersama TNI/ Polri terus melakukan pencarian Seorang Warga Desa Pancuran, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu yang hingga saat ini belum juga ditemukan diduga tewas akibat diterkam buaya, saat memanah ikan di areal laut Pancuran.


"Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPBD Pulau Taliabu, Gafaruddin La Ane mengatakan bahwa hingga sampai hari ini masih terus melakukan pencarian korban. Tetapi belum juga membuahkan hasil. Dan sementara ini pencarian sudah memasuki hari ke 2 dari peristiwa   kejadian korban yang diterkam buaya tersebut." ucapnya. Rabu ( 15/3/2023).


Sebelumnya diketahui seorang Siswa Mencegah Atas ( SMA) Warga masyarakat Desa Pancuran, diduga tewas akibat diterkam buaya yang paling ganas di Pulau Taliabu.


Berdasarkan Informasi bahwa, korban MD ( 16) yang sampai hari ini, belum juga ditemukan." kata Waldi Hamdan selaku Anggota BPD Desa Pancuran. Selasa, (14/3/2023)


Waldi mengatakan bahwa, peristiwa itu terjadi pada hari Senin 13 Maret 2023 ( Malam) sekira pukul 20.00 WIT. Sebelumnya korban bersama rekan-rekannya dengan tujuan pergi memanah ikan diperairan depan Desa Pancuran.


"Setelah mereka tiba ditempat langsung masuk ke dalam air laut dengan cara berpencar. Tak selang beberapa jam korban digigit seekor buaya pada bagian bahu." jelasnya. 


Waldi juga menambahkan, berdasarkan keterangan dari La Bologo adalah seorang saksi yang melihat kejadian tersebut bahwa ia langsung membantu korban MD alias Moh. Djoh dengan cara memanah buaya tersebut.


"Setelah buaya itu melepaskan gigitannya dari korban, buaya berbalik mengejar saksi sehingga dirinya menyelamatkan diri ke dalam perahu ( Longboat)." tambahnya.


Saksi tiba di perahu ( Longboat) tidak melihat korban MD lagi. Diduga buaya yang jahat tersebut kembali membawah korban.


Setelah itu, Kelima orang saksi yang merupakan rekan korban segera naik kedaratan meminta bantuan dari masyarakat setempat untuk dilakukan pencarian korban. Namun korban sampai hari ini belum juga ditemukan. (Jek/Redaksi)