Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Jumat, 21 April 2023, 2:49:00 PM WIB
Last Updated 2023-04-21T07:49:15Z
LENSA POLITIKNEWS

Presiden Jokowi, Puji Ganjar Usai Ditetapkan Calon Presiden Sebagai Pemimpin Idiologis dekat dengan Rakyat

Advertisement


Jakarta,MATALENSANEWS.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons penunjukan Ganjar Pranowo sebagai capres yang diusung PDIP di Pemilu 2024. 


"Saya sangat menghargai, saya sangat mengapresiasi keputusan Ketua Umum PDIP Perjuangan, yang baru saja mengumumkan keputusannya bahwa bakal calon presiden yang diusung oleh PDIP adalah Ganjar Pranowo," kata Jokowi yang datang ke Batu Tulis, Bogor, langsung dari Solo pada siang tadi. 


"Ganjar ini adalah pemimpin yang dekat dengan rakyat, selalu turun ke bawah, dan selalu ideologis."


Jokowi dalam pidatonya kemudian menitipkan pada Ganjar untuk terus meneruskan program pemerintah yang sudah dijalankan. 


"Pergantian pemimpin tidak boleh membelokkan perjuangan bangsa dari waktu ke waktu. Harus melanjutkan visi bangsa dan program unggulan," kata Jokowi.


Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri resmi mengumumkan nama Ganjar Pranowo yang akan diusung sebagai calon presiden di Pilpres 2024.


Pengumuman disampaikan langsung Megawati di kediaman Bung Karno di Batu Tulis, Bogor, Jumat (21/4). Hadir dalam pengumuman tersebut Presiden Joko Widodo yang tengah bersiap lebaran di Solo sehari sebelumnya.


"Pada jam 13.45 WIB dengan mengucap bismillah, menetapkan Ganjar Pranowo sebagai kader dan petugas partai, ditingkatkan tugasnya sebagai calon presiden," ujar Megawati.


Megawati mengatakan penetapan ini telah dilakukan dengan sejumlah dialog dengan sejumlah petinggi partai, tokoh partai, termasuk Presiden Joko Widodo. Terlepas dari itu, pengumuman tersebut merupakan bagian dari harapan rakyat yang disampaikan kepadanya.


"Demikian pengumuman ini disampaikan bertepatan dengan Hari Kartini yang telah ditetapkan oleh Bung Karno," katanya.


Merujuk pada UU Pemilu yang mengatur soal ambang batas untuk mengusung calon dalam pilpres (Presidential Threshold), PDIP adalah satu-satunya partai di parlemen saat ini yang bisa memajukan calonnya sendiri tanpa berkoalisi.


Meskipun demikian, jajaran PDIP yang dipimpin Ketua DPP PDIP Puan Maharani (anak dari Megawati) dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto telah melakukan serangkaian komunikasi politik ke sejumlah parpol yang salah satunya diakui untuk membicarakan perihal koalisi.(TRI)