Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



Senin, 04 Desember 2023, 3:06:00 PM WIB
Last Updated 2023-12-04T08:06:57Z
BERITA UMUMNEWS

Bersama BKKBN, Tuti N Roosdiono Ajak Para Pemuda Rencanakan Hidup Berkeluarga

Advertisement


Ungaran, MATALENSANEWS.com- Merencanakan hidup berkeluarga sangatlah penting, Apalagi akhir akhir ini banyaknya perceraian karena kurangnya perencanaan dalam berkeluarga. 


Untuk itu Tuti N Roosdiono anggota DPR RI komisi IX fraksi PDI Perjuangan bersama BKKBN mengadakan Sosialisasi "Penguatan Program Pembangunan Keluarga" di Hotel Banaran Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang, Senin (04/12/2023).


Turut hadir dalam acara antara lain Tuti N Roosdiono anggota DPR RI komisi IX fraksi PDI Perjuangan , Rizka Dwi Prasetyo anggota DPRD Kabupaten Semarang Fraksi PDI Perjuangan, Dra. Dewi Pramuningsih selaku Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Semarang, Wiena perwakilan. BKKBN Kabupaten Semarang , Sis Budiyono Tenaga Ahli  Tuti N Roosdiono, serta tamu undangan yang hadir.


Tuti dalam sambutanya mengatakan pentingnya merencanakan dalam membangun rumah tangga, agar rumah tangga yang di bangun menjadi keluarga yang bahagia, dan anak terbebas dari stunting.


Salah satu program kerja kami di Komisi IX DPR RI untuk keluarga Indonesia adalah bagaimana kami dapat bersinergi dengan BKKBN untuk penguatan program Pembangunan keluarga yang merupakan upaya dalam mewujudkan penduduk yang tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas melalui pengaturan kelahiran anak, jarak, dan usia ideal melahirkan serta mengatur kehamilan.


Dra. Dewi Pramuningsih mengatakan masalah stunting perlu menjadi perhatian bersama yang harus melibatkan lintas sektor dan dukungan secara penuh dari masyarakat, karena anak yang stunting perkembangan kecerdasannya tidak bisa optimal sampai ia nanti dewasa. 


Lalu hal yang tak kalah pentingnya perlu di perhatikan usia perkawinan, perencanaan sebelum perkawinan, dari segi ekonomi, edukasi, mental, fisik dan lainnya.


Jadi jagalah asupan gizi, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Tingkatkan perhatian kita terhadap kesehatan ibu hamil dan bayi serta Balita, salah satunya dengan asupan ASI ekslusif sampai 6 bulan. 


Menjaga kesehatan individu, keluarga dan masyarakat pada umumnya merupakan hal yang utama dalam menyambut bonus demografi pada tahun 2030 dan Visi Indonesia Emas pada tahun 2045. 


Oleh karena itu generasi muda juga harus cerdas dalam memilih dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan gizi yang cukup untuk anak-anak kita agar nantinya tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yg kuat dan tangguh. (Tri)