Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



Kamis, 14 Desember 2023, 12:23:00 PM WIB
Last Updated 2023-12-14T05:23:15Z
LENSA KRIMINALNEWS

Polri Ungkap Situs Judi Bola Online SBOTOP dengan Perputaran Uang Puluhan Miliar Rupiah

Advertisement


Jakarta|MATALENSANEWS.com – Polri mengumumkan pembongkaran situs judi bola online SBOTOP yang diduga memiliki lokasi server di Filipina. Penyelidikan ini mengungkap perputaran uang mencapai puluhan miliar rupiah, Kamis (14/12/23).


Kasus ini terungkap pada saat penandatanganan kerja sama antara Polri dan PSSI di Mabes Polri pada hari Rabu (14/12/2023). Tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas sepakbola nasional. Sebagai tindak lanjut, Satgas Antimafia Bola telah dibentuk berdasarkan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa situs judi online ini diperkirakan memiliki perputaran uang sekitar Rp 481 miliar. Kerjasama dengan PPATK telah dilakukan untuk mengungkap aliran dan mencari jejak uang tersebut.


Menurut Jenderal Sigit, hampir 43 ribu member telah terdaftar pada situs judi bola online SBOTOP, dengan anggota tersebar di berbagai negara termasuk Indonesia. Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, dengan Polri menegaskan komitmen mereka untuk memberantas mafia bola dan aktivitas judi yang berpotensi mempengaruhi integritas kompetisi sepakbola.


Kasatgas Antimafia Bola, Irjen Asep Edi Suheri, mengungkap bahwa situs SBOTOP diduga mensponsori salah satu klub sepakbola di Indonesia. Saat ini, tiga orang masih dalam pengejaran termasuk Direktur PT Kanal Teknologi Indonesia yang disebut sebagai penyedia payment gateway situs SBOTOP. Barang bukti yang diamankan meliputi paspor, buku rekening, ATM, apartemen, serta akun payment gateway dengan nilai mencapai Rp 5 miliar.


Kapolri Sigit menegaskan komitmennya dalam memberantas match fixing dan judi online yang dapat merusak kompetisi sepakbola nasional.


Aksi tegas Polri ini menunjukkan komitmen mereka untuk menghilangkan praktik yang merugikan integritas dan moralitas dalam dunia sepakbola Indonesia.(TRI)