Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



Selasa, 30 Januari 2024, 10:18:00 PM WIB
Last Updated 2024-01-30T15:18:38Z
BERITA UMUMNEWS

Kades Foya Tobaru Menguat Dugaan Penggelapan ADD dan DD Senilai Ratusan Juta Rupiah

Advertisement


HALSEL |MatalensaNews.com – Menguat indikasi Dugaan penggelapan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT-DD )Tahun 2021 hingga 2023, kurang lebih Ratusan juta rupiah.


LSM Kane Maluku Utara mendesak Bupati Halmahera Selatan segera evaluasi Kades Foya Tobaru, Yunus Sulasi terkait dugaan indikasi penggelapan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) dan gaji kaur desa dan Anggota BPD serta Pekerjaan fisik sejak tahun 2021-2023 lalu itu, masih dalam tanya besar.


Kades Foya Tobaru, YS sejauh ini tak kunjung membayar gaji BPD, Pendeta, Posyandu, Polindes, dan kaur desa setempat.


Tak hanya itu, Kades juga menguat dugaan pekerjaan fisik fiktif sejak dari tahun 2021 hingga 2023.


"Sebab berdasar dari hasil investigasi dilapangan terdapat sejumlah item kegiatan pekerjaan fisik dalam tanda tanya besar. Dan Kades Foya Tobaru pun dikabarkan jarang pulang ke tempat tugas nya alias tugas di daerah lain." kata Rizal Sangadji pada awak media. Selasa ( 30/1/2024).


Olehnya itu, LSM Kane Maluku Utara Risal Sangaji, mendesak Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, agar secepatnya mengevaluasi kinerja Kades Foya Tobaru, Yunus Sulasi  karena menguat Dugaan penyelewengan ADD dan DD senilai Ratusan juta rupiah.


"Kami berharap kepada Bupati Halmahera Selatan agar tegas dalam menindaklanjuti persoalan ini secepatnya," Ujarnya.


Kata Rizal, Jika Bupati tidak peduli dengan masalah di atas. Dalam waktu dekat. Akan melakukan konsulidasi masa untuk menggelar aksi bersama dengan masyarakat desa Foya Tobaru di depan kantor bupati dan Inspektorat Halmahera Selatan." imbuhnya. (Red)