Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



Jumat, 09 Februari 2024, 3:06:00 PM WIB
Last Updated 2024-02-09T08:06:22Z
BERITA TNINEWS

Danrem 073/Makutarama Tinjau Banjir di Karanganyar Demak

Advertisement


DEMAK|MATALENSANEWS.com- Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., mengecek langsung kondisi banjir di wilayah Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jumat (09/02/2024).


Didampingi Dandim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto, S.E., M.Si., M.M., Danrem melihat secara langsung proses evakuasi korban bencana banjir akibat jebolnya tanggul sungai Wulan dan sungai Jratun saluran Waduk Kedungombo. Debit air yang tinggi membuat air mengalir deras ke pemukiman dan areal persawahan warga.


"Seperti yang kita lihat, kondisi banjir cukup parah. Bahkan jalan pantura Demak - Kudus macet total. Dan seperti laporan pak Dandim tadi, di beberapa titik lokasi ketinggian air mencapai 2 meter yang menggenangi pemukiman dan areal persawahan warga," kata Danrem di lokasi banjir.


Danrem menyampaikan bahwa Kodim 0716/Demak sudah mengerahkan hampir seluruh kekuatannya untuk membantu proses evakuasi korban. Selain itu juga sudah membuat beberapa dapur umum bekerjasama dengan BPBD dan relawan, posko bencana untuk membantu menampung sementara korban banjir, dan juga untuk memudahkan dalam pemberian bantuan atau fasilitas kesehatan.


"Kita disini bahu membahu bersama tim dari BPBD dan relawan mengevakuasi korban yang terisolir atau belum terevakuasi karena tingginya air. Jika ada keluarga atau sanak saudara yang masih terjebak banjir, bisa menghubungi posko terdekat atau langsung pak Dandim, agar segera dilakukan pertolongan," sambung Danrem.


Danrem meminta agar Dandim selalu melaksanakan koordinasi dengan Pemkab Demak, Polres dan BPBD Kabupaten Demak dalam pelaksanaan evakuasi, sehingga dapat berjalan dengan lancar, dan dengan menggunakan peralatan yang sesuai standar.


"Saya harap pak Dandim selalu berkoordinasi dengan stakeholder terkait, mengingat penanggungjawab wilayah bencana adalah Bupati Demak. Dan juga selalu melaporkan ke komando atas mengenai perkembangan situasi dan kondisi bencana banjir ini," pungkas Danrem.


Diketahui, jebolnya tanggul sungai Wulan dan tanggul sungai Jratun dikarenakan curah hujan yang tinggi beberapa hari lalu, serta air kiriman dari wilayah selatan Kabupaten Demak yang bermuara di waduk Kedong ombo, yang membuat tanggul sungai tidak kuat menampung debit air. 


Kontributor : Agus