Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 


 





 


Selasa, 20 Februari 2024, 12:11:00 PM WIB
Last Updated 2024-02-20T05:11:08Z
BERITA UMUMNEWS

Isu Hoax di Salah Satu Media Cetak, Kadis PUPR Taliabu Tidak Ikut Campur dalam Urusan Pileg 2024

Advertisement


LTERNATE | MatalensaNews.com–Penyebaran informasi hoax menimbulkan keresahan. Untuk itu masyarakat perlu diingatkan agar memanfaatkan media sosial secara positif dan jangan mudah termakan isu tidak benar. 


 Dalam hal ini adalah berita yang tidak benar atau Hoax yang diciptakan oleh salah satu media cetak, yang menyebutkan bahwa, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pendataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Taliabu, Suprayidno meminta Tim Sukses calon legislatif untuk mengembalikan uang.


Kadis PUPR Pulau Taliabu, Suprayidno membantah isu dirinya meminta Tim Sukses (Timses) calon anggota legislatif mengembalikan uang itu adalah berita hoax.


"Terkait pemberitaan salah satu media cetak di Ternate yang menyebut saya meminta tim sukses salah satu caleg di Ternate Tengah untuk kembalikan uang itu fitnah belaka,"ucap Suprayidno, Senin (19/2/2024).


Ia menjelaskan, pelaksanaan pileg di Kota Ternate dirinya sama sekali tidak ikut campur dalam pileg tersebut. Apalagi sampai menghabiskan uang untuk urusan yang bukan tanggung jawabnya.


Dia juga menyebutkan, oknum yang meminta Tim Sukses mengembalikan uang karena suara anak Ahmad Hidayat Mus di dapil I Ternate Tengah tak capai target itu opini liar yang sengaja dibuat-buat untuk menjatuhkan dirinya.


"Saya tidak ada urusan dengan Pileg, apalagi sampai mengeluarkan uang ratusan juta rupiah itu sangat tidak benar ( Hoax)." tegas kadis.


Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Golkar Malut, Zumli Karim membantah informasi yang ikut menyeret nama Ahmad Hidayat Mus dan meminta tim sukses untuk mengembalikan uang.


"Oknum yang membawa-bawa nama AHM dan keluarga serta Kadis PUPR Taliabu agar tim sukses kembalian uang itu sangat tidak mungkin. Dan itu tidak benar," tegasnya.


Sembari menegaskan dalam Pemilu 2024, pihaknya di Partai Golkar diinstruksikan oleh AHM agar tidak melakukan money politic untuk mendulang suara.(red).