Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 


 





 


Sabtu, 02 Maret 2024, 3:50:00 PM WIB
Last Updated 2024-03-02T08:50:59Z
BERITA PERISTIWANEWS

Penculik dan Perampok Emas Lansia di Boyolali Ditangkap oleh Polisi

Advertisement


Laporan : Goent

Boyolali|MATALENSANEWS.com- Pelaku penculikan dan perampokan emas terhadap seorang perempuan lanjut usia (lansia) asal Dukuh Karangtalun, Desa Gubug, Kecamatan Cepogo, Boyolali, telah berhasil ditangkap oleh jajaran Polsek Ungaran Polres Semarang, Sabtu (2/3/24). 


Informasi tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Cepogo, AKP Agung Setiawan, meskipun dia belum bisa memberikan detail lebih lanjut karena pelaku masih dalam pemeriksaan di Polsek Ungaran terkait kasus lain.


"Yang tertangkap sebagian pelaku, tapi yang menangkap bukan Polsek Cepogo tapi Polsek Ungaran, namun pelaku mengakui kejadian yang terjadi di Cepogo," ujar Agung. 


Agung juga menyatakan bahwa para pelaku merupakan residivis yang sudah beberapa kali melakukan aksi serupa. Mobil yang digunakan pelaku juga merupakan kendaraan rental yang telah diganti nomor platnya.


"Lokasi kejahatan sangat banyak, kasusnya bakal terkait dengan Boyolali, kami menunggu giliran, nanti giliran nomor berapa," tambahnya.


Seperti yang diketahui, kasus penculikan dan perampokan emas di Cepogo, Boyolali, terjadi pada pertengahan Januari 2024. Seorang perempuan lansia bernama Sri Mulyani, 66 tahun, diculik di pinggir jalan dan dirampok oleh tiga orang yang datang menggunakan mobil pada Senin (15/1/2024) pagi.


Selain mengalami luka fisik, korban juga menderita kerugian materi sekitar Rp50 juta. Para pelaku menculik Sri Mulyani dan membawanya menggunakan mobil, kemudian menurunkannya di dekat Jalan Solo-Semarang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Boyolali.


Saat dalam perjalanan, Sri Mulyani dianiaya dan perhiasannya yang berupa gelang dan kalung emas dirampas oleh pelaku. Bahkan, para pelaku mengancam akan membunuhnya.


Menurut keterangan Sri Mulyani, ada tiga orang di dalam mobil yang menculiknya. Satu orang menjadi sopir sementara dua orang lainnya mengapitnya di kursi baris kedua mobil.(*)