Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

 



 


 


src="https://jsc.mgid.com/m/a/matalensanews.com.1538513.js" async>
Kamis, 30 Mei 2024, 8:39:00 PM WIB
Last Updated 2024-05-30T13:40:46Z
NEWSPENDIDIKAN

P5 'BATIK RAYA' di SMP Negeri 8 Salatiga: Membangun Karakter Bhineka Tunggal Ika Melalui Ragam Budaya

Advertisement

Foto : Siti Umi Fitriyah, S.Pd., M.Si.

SALATIGA|MATALENSANEWS.com-Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan topik "Bhineka Tunggal Ika" berhasil mencapai kesuksesan di SMP Negeri 8 Salatiga. Dalam rangka peringatan HUT Ke-33 SMP Negeri 8 Salatiga, dilaksanakan Panen Raya sebagai hasil dari pembelajaran P5 mengenai tema "Bhineka Tunggal Ika: Ragam Budaya" pada tanggal 29 - 30 Mei 2024. 


Siti Umi Fitriyah, S.Pd., M.Si., selaku penanggung jawab teknis P5 dan wakil kepala kurikulum SMP Negeri 8 Salatiga, mengungkapkan bahwa P5 kali ini memiliki pendekatan yang berbeda, Kamis (30/5/24). 


Siswa terlibat secara penuh dalam menentukan arah dan kegiatan P5, mulai dari pemilihan minat belajar hingga keterlibatan orang tua. Setiap hari, tim P5 menyajikan rangkaian kegiatan yang melibatkan siswa dalam mempelajari materi P5, menonton film, mengerjakan lembar kerja, dan mengembangkan soft skill seperti tarian, Ungkapnya. 


Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Salatiga, Yohana Natallina Sari, S.Sn

Dari tanggal 26 April hingga 29 Mei 2024, tujuan P5 Bhineka Tunggal Ika di SMP Negeri 8 Salatiga berhasil tercapai. Melalui refleksi dan testimoni siswa, karakteristik Bhineka Tunggal Ika seperti cinta pada keragaman, toleransi, dan menghargai budaya Indonesia telah terbentuk dengan baik. Produk kreatif siswa, seperti makanan, pakaian, dan tarian, berhasil dipresentasikan dalam parade budaya dan pameran di sekolah, tambah Siti Umi Fitriah S.Pd., M.Si.


Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Salatiga, Yohana Natallina Sari, S.Sn, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap P5 "BATIK RAYA" ini. Beliau menekankan pentingnya menjaga keragaman dan menghormati budaya, serta menegaskan bahwa proses P5 untuk memunculkan karakter Bhineka Tunggal Ika lebih penting daripada produk akhir yang dipamerkan.(GT)