Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Kamis, 12 Februari 2026, 11:02:00 PM WIB
Last Updated 2026-02-12T16:02:46Z
BERITA PERISTIWANEWS

Viral Drumband Berjoget di Panggung Wisuda Madin Demak, Panitia: Tanpa Izin dan di Luar Rundown

Advertisement

Gambar ilustrasi 

Laporan : Rendy/Farid


DEMAK |MatalensaNews.com– Video penampilan sebuah grup drumband yang berjoget di atas panggung wisuda Madrasah Diniyah (Madin) di Kabupaten Demak viral di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah personel tampil dengan celana panjang ketat dan rok pendek sehingga menuai beragam komentar dari warganet.


Peristiwa itu terjadi saat acara haflah akhirussanah atau wisuda Madin di Desa Bakung, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, pada Minggu, 1 Februari 2026.


Ketua Panitia, Ghozali, membenarkan adanya penampilan drumband tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan hari itu merupakan rangkaian acara wisuda santri yang berlangsung sejak pagi hingga malam.


“Kejadiannya Minggu, 1 Februari,” kata Ghozali saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (11/2/2026).


Ia menerangkan, sejak pagi digelar karnaval keliling kampung yang diikuti para santri dan peserta lainnya. Setelah itu dilanjutkan dengan berbagai agenda, seperti hafalan kitab dan kegiatan lainnya hingga malam hari ditutup dengan pengajian umum.


“Jadi memang itu dari pagi ada karnaval, kemudian hafalan kitab-kitab dan seterusnya sampai malam pengajian umum. Itu satu rangkaian haflah akhirussanah,” jelasnya.


Menurut Ghozali, penampilan drumband di atas panggung terjadi setelah karnaval selesai dan rombongan tiba kembali di halaman madrasah. Saat itu, kondisi halaman dipadati pengunjung.


Ia mengungkapkan, panitia tengah menyambut dan menjamu sejumlah tokoh yang hadir sehingga tidak berada di sekitar panggung.


“Karnaval selesai itu finis di halaman madrasah. Nah, panitia menyambut tokoh-tokoh yang ikut, kami ajak singgah untuk transit sekadar minum dan ngopi,” tuturnya.


Ghozali menyebut, setelah tiba di lokasi, grup drumband masih menambah beberapa lagu. Karena area halaman penuh penonton, diduga pihak drumband berinisiatif naik ke panggung tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan panitia.


“Kemudian drumband itu nambah beberapa lagu. Karena di halaman penuh pengunjung, mungkin inisiatif dari drumband itu naik ke panggung tanpa izin panitia,” sambungnya.


Ia menegaskan bahwa aksi tersebut di luar susunan acara (rundown) yang telah ditetapkan panitia. Pihaknya juga mengaku tidak mengetahui secara langsung momen saat penampilan berlangsung di atas panggung.


“Atas kejadian ini tentu menjadi evaluasi kami ke depan agar pengawasan lebih ketat dan tidak terjadi hal-hal di luar rencana,” pungkasnya.


Video tersebut hingga kini masih beredar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.