Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Kamis, 19 Maret 2026, 9:38:00 AM WIB
Last Updated 2026-03-19T02:38:17Z

Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Advertisement

Gambar ilustrasi

RIYADH,MATALENSANEWS.COM – Pemerintah Arab Saudi resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini diumumkan setelah hasil pemantauan hilal oleh Mahkamah Agung Arab Saudi.


Keputusan tersebut disampaikan melalui Kantor Berita Saudi, sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (19/3/2026). Dalam pernyataannya, Mahkamah Agung menyebut bahwa hari Kamis merupakan hari ke-30 bulan Ramadan, sehingga Idul Fitri dirayakan keesokan harinya.


“Mahkamah Agung telah memutuskan bahwa besok, Kamis, adalah hari ke-30 bulan Ramadan, dan bahwa hari Jumat adalah hari raya Idul Fitri yang diberkahi,” demikian laporan resmi yang dirilis media pemerintah.


Penentuan Idul Fitri di Arab Saudi mengacu pada penampakan hilal atau bulan sabit, sesuai dengan kalender lunar Islam. Metode ini menjadi pedoman utama dalam menentukan awal bulan Syawal yang menandai berakhirnya ibadah puasa Ramadan.


Seperti diketahui, puasa Ramadan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan umat Muslim, dengan menahan diri dari makan, minum, merokok, serta hubungan suami istri sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal ibadah, termasuk bersedekah kepada kaum yang membutuhkan.


Sebagai negara yang menjadi pusat spiritual umat Islam dunia, Arab Saudi menjadi lokasi dua kota suci, yakni Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, yang setiap tahunnya dipadati jutaan jemaah, khususnya selama Ramadan dan Idul Fitri.

Namun, perayaan Idul Fitri tahun ini di berbagai negara Muslim turut dibayangi situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan meningkat menyusul konflik yang melibatkan Iran, serta serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.


Serangan balasan dari Iran dilaporkan menyasar sejumlah wilayah di kawasan Teluk, termasuk bandara, permukiman, instalasi energi, hingga pangkalan militer dengan menggunakan rudal balistik dan drone.


Meski demikian, umat Islam di berbagai belahan dunia tetap menyambut Idul Fitri dengan penuh khidmat sebagai momentum kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.(RI.1)