Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Selasa, 24 Maret 2026, 7:12:00 PM WIB
Last Updated 2026-03-24T12:17:23Z
BERITA POLISINEWS

Arus Mudik Padat, Polres Semarang Berlakukan One Way Lokal di Tol Semarang–Solo

Advertisement


UNGARAN| MATALENSANEWS.COM– Lonjakan arus mudik yang memicu antrean panjang di ruas tol wilayah Kabupaten Semarang pada Selasa (24/3/2026), membuat Polres Semarang resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) lokal di ruas Tol Semarang–Solo.


Rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan mulai dari KM 459 wilayah Tingkir, Salatiga, hingga KM 421 Gerbang Tol Banyumanik. Langkah ini diambil guna mengurai kepadatan kendaraan yang mengular di sepanjang jalur tol.


Pembukaan jalur one way lokal dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres dan Kasat Lantas Polres Semarang di titik krusial KM 459.


Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menjelaskan, kebijakan diskresi tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, menyusul terjadinya antrean panjang kendaraan di dalam tol.


“Tercatat kepadatan kendaraan mengular mulai dari KM 471 hingga KM 459 arah Semarang, serta di KM 448 hingga lingkar Bawen KM 442,” ungkapnya di lokasi.


Ia menambahkan, penerapan one way lokal dilakukan untuk menarik arus kendaraan dari arah belakang agar kepadatan dapat segera terurai.


“Setelah berkoordinasi dan melakukan pemantauan bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng, kami memberlakukan one way lokal untuk menarik arus dari KM 459 sampai KM 421. Hal ini dilakukan karena adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan,” jelasnya.


Kapolres juga mengimbau kepada para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, mengingat faktor kelelahan pengemudi serta kondisi kendaraan sangat berpengaruh terhadap keselamatan di jalan tol.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, patuhi rambu-rambu, dan pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Cek tekanan ban dan mesin sebelum berangkat agar perjalanan aman dan nyaman,” tambahnya.


Terkait kepadatan di rest area yang menjadi salah satu pemicu antrean, AKBP Ratna menyebut pihaknya telah melakukan pengelolaan dan kanalisasi di sejumlah titik.


“Kami lakukan pengelolaan dan kanalisasi di sejumlah rest area di Kabupaten Semarang. Apabila sudah tidak menampung, akan kami imbau dan arahkan menuju rest area berikutnya,” pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih bersiaga di sejumlah titik dan pintu tol guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. Sementara itu, pengendara dari arah Semarang menuju Solo untuk sementara diarahkan menggunakan jalur arteri nasional selama rekayasa one way lokal diberlakukan.(TRI)