Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Minggu, 01 Maret 2026, 9:23:00 PM WIB
Last Updated 2026-03-01T14:23:52Z
BERITA UMUMNEWS

Ketua DPRD Demak Dukung Klinik Kesehatan di Tiap MWC NU, Terhubung ke RSI dan Ambulans Gratis

Advertisement


Laporan : Rendy


DEMAK|MATALENSANEWS.COM – Ketua DPRD Kabupaten Demak, Zayinul Fata, menyambut baik usulan penyediaan klinik kesehatan di setiap Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) se-Kabupaten Demak. Gagasan tersebut disampaikan jajaran Pengurus Cabang NU dalam pertemuan silaturahmi bersama ratusan warga Nahdliyin.


Ketua PCNU Kabupaten Demak, Muhammad Aminuddin, menjelaskan bahwa klinik kesehatan itu nantinya bisa berlokasi di dalam maupun di luar pondok pesantren. Menurutnya, keberadaan klinik di setiap kecamatan atau MWC penting untuk pengawalan kesehatan anak-anak santri.


“NU itu punya gagasan tiap satu kecamatan atau MWC itu punya satu klinik, ini bisa di pesantren, bisa di luar pesantren. Memang jika di pesantren ini khususnya karena anak-anak santri ini perlu pengawalan khususnya di masalah kesehatan anak-anak,” ujar Aminuddin usai acara di rumah dinas Ketua DPRD Demak, Jalan Sultan Hadiwijaya, Kecamatan Demak, Minggu (1/3/2026).


Ia menegaskan, meskipun klinik ditempatkan di lingkungan pesantren, manfaatnya tetap diperuntukkan bagi masyarakat umum.


“Karena NU berkait untuk umat, meskipun tempatnya di pesantren tadi itu hanya masalah tempat saja, tetapi kemanfaatan itu tentu untuk masyarakat sekitar juga,” jelasnya.


Aminuddin menambahkan, klinik-klinik tersebut nantinya akan terhubung dengan Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama Demak (RSI NU Demak). Pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan akan dirujuk menggunakan ambulans gratis yang disiapkan di setiap MWC.


“Klinik-klinik itu akan terkoneksi dengan Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama atau RSI NU. Maka klinik ini sebagai satelit di tengah-tengah warga NU, kemudian yang memang harus dirujuk ya kita sudah persiapkan,” tuturnya.


Ia juga menyebut, setiap MWC direncanakan memiliki ambulans NU yang bisa dimanfaatkan secara gratis, baik oleh santri maupun masyarakat sekitar tanpa biaya sewa.


Saat ini, NU Demak telah memiliki beberapa klinik kesehatan, di antaranya di wilayah Kebonagung dan kawasan Masjid Agung Demak. Namun, untuk merealisasikan klinik di seluruh MWC, masih terdapat tantangan, terutama terkait penyediaan lahan yang idealnya berstatus sewa jangka panjang atau hak milik, bukan sekadar pinjaman.


Sementara itu, Zayinul Fata menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pendirian klinik kesehatan di setiap MWC bersama warga NU.


“Kita sebagai kader NU dan bersama seluruh pengurus NU, berikhtiar bagaimana setiap kecamatan NU punya klinik-klinik kesehatan,” tegasnya.


Menurutnya, keberadaan klinik di tingkat kecamatan akan membantu pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan kepada masyarakat.


“Pemerintah daerah terbantu dengan adanya gerakan NU. Tanggung jawab masyarakat itu ada di pemerintah, NU hadir untuk membantu,” pungkas Zayin.(*)