Advertisement
GROBOGAN,MATALENSANEWS.COM – Semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kampung Metuk, Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. Jembatan yang membentang di atas Sungai Tuntang dengan panjang sekitar 80 meter tersebut akan menghubungkan Desa Ngombak dengan Desa Kentengsari.
Pembangunan jembatan ini dilaksanakan secara gotong royong oleh prajurit Kodim 0717/Grobogan bersama warga setempat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat menjadi akses penting yang mempermudah mobilitas masyarakat di kedua desa.
Selama ini, warga harus menghadapi keterbatasan akses untuk menjalankan berbagai aktivitas, baik kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun silaturahmi antar desa. Dengan adanya jembatan gantung ini, diharapkan aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan efisien.
Hingga Kamis (5/3/2026), progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai 97 persen. Sejumlah pekerjaan utama seperti mobilisasi material, pengerjaan pondasi cyclop dan footplat, beton block dan block kait angin, pembangunan talut kiri dan kanan, pekerjaan rangka baja, pemasangan papan lantai, urugan tanah kembali, trekstang, pemasangan ram kawat wiremesh serta pengecatan telah mencapai sekitar 85 persen.
Sementara itu, beberapa tahapan pekerjaan lainnya seperti pembersihan lokasi, pemasangan bauplang, penggalian lubang pondasi, serta pemasangan anchor bentangan telah rampung 100 persen.
Meski sempat dihadapkan pada kendala cuaca berupa hujan deras, semangat prajurit TNI bersama masyarakat tidak surut untuk terus menyelesaikan pembangunan tersebut.
Jembatan Gantung Garuda ditargetkan rampung sebelum Lebaran 2026, sehingga dapat menjadi kado istimewa bagi masyarakat setempat. Kehadirannya diharapkan tidak hanya mempermudah akses warga, tetapi juga mempererat silaturahmi antar desa saat Hari Raya Idulfitri, sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.(Farid/Djoko S)

