Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Jumat, 06 Maret 2026, 7:38:00 PM WIB
Last Updated 2026-03-06T12:38:31Z
NEWSRegional

Komunitas SAKRAL Salatiga Gelar Buka Bersama dan Santunan 40 Anak Yatim di TWSS Salatiga

Advertisement


Salatiga|MATALENSANEWS.COM – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, komunitas SAKRAL (Salatiga Keris Ageman Lestari) menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim di kawasan TWSS Salatiga, tepatnya di Dusun Nogosaren RW 5 dan Kauman Kidul, Jumat (6/3/2026).


Kegiatan sosial tersebut dihadiri sejumlah perwakilan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga serta anggota DPRD Salatiga, Hartoko Budiono. Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan.


Dalam sambutannya, perwakilan SAKRAL menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya komunitas untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim.


“Kami ingin menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momen berbagi dan menunjukkan kepedulian kepada anak-anak yatim yang ada di sekitar kita,” ujar salah satu pengurus SAKRAL.


Sekitar 40 anak yatim dari wilayah Nogosaren RW 5 dan Kauman Kidul hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka disambut para relawan dengan penuh kehangatan sebelum mengikuti rangkaian acara hingga berbuka puasa bersama.


Selain menikmati hidangan berbuka, para anak yatim juga menerima santunan yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.


Perwakilan dinas terkait dari Pemerintah Kota Salatiga, termasuk unsur Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Salatiga serta Dinas Sosial Kota Salatiga, menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial yang digagas oleh komunitas SAKRAL.


“Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan perhatian kepada anak-anak yang kurang beruntung. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk saling membantu,” ujar salah satu pejabat yang hadir dalam acara tersebut.


Sementara itu, Hartoko Budiono turut mengapresiasi langkah SAKRAL yang tidak hanya aktif dalam pelestarian budaya, tetapi juga peduli terhadap persoalan sosial di masyarakat.


“Saya sangat mengapresiasi usaha SAKRAL yang tidak hanya fokus pada pelestarian budaya, tetapi juga peduli dengan isu sosial. Ini menjadi teladan nyata bagi kita semua untuk memberikan dampak positif di masyarakat,” katanya.


Kegiatan buka puasa bersama tersebut ditutup dengan doa bersama. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan, tidak hanya selama bulan Ramadan, tetapi juga pada momen-momen lainnya.


Melalui kegiatan ini, SAKRAL berkomitmen untuk terus aktif dalam kegiatan sosial dengan melibatkan komunitas tosan aji serta masyarakat luas guna menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.(Indra)