Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Minggu, 22 Maret 2026, 12:42:00 PM WIB
Last Updated 2026-03-22T05:42:03Z
BERITA POLISINEWS

Operator Call Center 110 Polres Salatiga Siaga 24 Jam, Respons Cepat dan Humanis Layani Pemudik di Operasi Ketupat Candi 2026

Advertisement


SALATIGA|MATALENSANEWS.COM – Di balik hiruk pikuk petugas yang berjibaku mengurai kemacetan di jalan raya, terdapat peran penting yang tak kalah vital, yakni Operator Call Center 110 Polres Salatiga yang siaga selama 24 jam penuh untuk melayani masyarakat.


Dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026, layanan Call Center 110 menjadi garda terdepan dalam menerima laporan, keluhan, maupun permintaan informasi dari masyarakat terkait situasi kamtibmas dan arus lalu lintas. Layanan ini dapat diakses secara gratis, cepat, dan mudah, serta langsung terhubung dengan petugas di lapangan.


Seperti yang terjadi pada Rabu sore (18/03/2026), di tengah aktivitas yang padat dan kondisi petugas yang tengah menjalankan ibadah puasa, dering telepon yang dinantikan akhirnya berbunyi. Di seberang telepon, seorang perempuan terdengar panik menanyakan kondisi lalu lintas, khususnya terkait pemberlakuan sistem one way dari arah Jakarta menuju Semarang.


Menanggapi hal tersebut, Aiptu Eddie Herwanto, S.H., selaku operator Call Center 110, dengan sigap memberikan respons cepat, tenang, dan humanis. Ia menjelaskan bahwa sistem one way telah diberlakukan sejak pukul 13.00 WIB, serta menyarankan agar pemudik menggunakan jalur alternatif.


“Untuk one way dari arah Jakarta sudah diberlakukan sejak siang sekitar pukul 13.00 WIB, sehingga jalur tol menuju Semarang dari Salatiga tidak dapat dilalui. Kami sarankan menggunakan jalur alternatif, karena berdasarkan pantauan CCTV TMC Polres Salatiga, kondisi arus lalu lintas terpantau ramai lancar,” jelasnya.


Di akhir percakapan, penelepon yang diketahui bernama Ibu Jatmi menyampaikan rasa terima kasih atas informasi lengkap yang diberikan, sebelum menutup sambungan telepon.


Saat ditemui, Aiptu Eddie Herwanto mengungkapkan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam merespons setiap laporan masyarakat menjadi prioritas utama bagi operator Call Center 110.


“Kecepatan menerima dan menanggapi laporan masyarakat adalah fokus kami. Baik itu permintaan informasi maupun laporan gangguan kamtibmas, semuanya harus kami respons dengan cepat, tepat, dan humanis,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa tugas sebagai operator memiliki tantangan tersendiri, termasuk harus selalu siaga selama 24 jam.


“Kami harus selalu siap siaga, terkadang harus menunda aktivitas pribadi demi melayani masyarakat. Namun ucapan terima kasih dari masyarakat menjadi penyemangat dan menghapus rasa lelah kami,” tambahnya.


Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, Call Center 110 Polres Salatiga telah menerima berbagai laporan dari masyarakat, baik terkait gangguan kamtibmas maupun permintaan informasi arus lalu lintas, yang seluruhnya langsung diteruskan kepada unit terkait untuk ditindaklanjuti.


Sementara itu, Plh Kasi Humas Polres Salatiga IPDA Sutopo menyampaikan bahwa peran operator Call Center 110 sangat strategis dalam mendukung pelayanan kepolisian yang cepat dan responsif.


“Layanan Call Center 110 merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi secara cepat, mudah, dan tanpa biaya. Operator harus mampu memberikan respons yang cepat dan humanis sehingga terjalin sinergi antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres Salatiga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai arahan Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H.


“Seluruh personel harus mampu merespons setiap informasi, kritik, maupun keluhan masyarakat dengan cepat dan humanis, sekecil apa pun itu,” tegasnya.


Kehadiran Call Center 110 menjadi bukti nyata transformasi pelayanan Polri yang semakin modern, responsif, dan dekat dengan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan selama arus mudik hingga perayaan Idul Fitri.(Goent)