Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Senin, 09 Maret 2026, 7:16:00 PM WIB
Last Updated 2026-03-09T12:16:04Z
BERITA TNINEWS

Pangdam IV/Diponegoro Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda di Grobogan

Advertisement


GROBOGAN|MATALENSANEWS.COM – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menghadiri acara launching 200 Jembatan Perintis Garuda yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan diikuti secara daring di Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Senin (9/3/2026).


Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud kehadiran negara melalui TNI Angkatan Darat dalam memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses infrastruktur jalan penghubung, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut memberikan sambutan sekaligus meresmikan 200 Jembatan Perintis Garuda secara nasional. Presiden juga menyempatkan diri menyapa masyarakat di beberapa lokasi yang menjadi titik pembangunan jembatan tersebut.


Secara khusus di wilayah Kodam IV/Diponegoro, pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah dilaksanakan secara bertahap dengan total 39 unit jembatan yang tersebar di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).


Pada tahap pertama, Kodam IV/Diponegoro membangun empat unit jembatan di Kabupaten Banyumas, Wonosobo, dan Wonogiri. Selanjutnya pada tahap kedua dibangun 13 unit jembatan yang tersebar di beberapa daerah, di antaranya Kabupaten Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Kebumen, Pekalongan, Tegal, Semarang, Grobogan, Rembang, Sleman, dan Magelang.


Sementara pada tahap ketiga dilaksanakan pembangunan 20 unit jembatan jenis Armco yang terdiri dari 13 unit di Kabupaten Pemalang, lima unit di Kabupaten Purbalingga, serta masing-masing satu unit di Kabupaten Kudus dan Banjarnegara.


Selain dukungan program dari pemerintah pusat, Kodam IV/Diponegoro juga menginisiasi pembangunan dua unit jembatan Bailey secara swadaya di wilayah Kabupaten Purbalingga yang sebelumnya terdampak musibah banjir bandang dan tanah longsor.


Melalui program ini diharapkan akses transportasi masyarakat di daerah terpencil dapat semakin terbuka, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah tersebut.(Farid)