Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Selasa, 14 April 2026, 12:57:00 PM WIB
Last Updated 2026-04-14T05:57:43Z
LENSA KRIMINALNEWS

Polres Salatiga Gerebek Penimbunan Solar Subsidi di Kecandran, Puluhan Jerigen Diamankan

Advertisement


SALATIGA |MATALENSANEWS.COM– Praktik penimbunan dan penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kota Salatiga berhasil diungkap aparat kepolisian melalui operasi senyap.


Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Salatiga menggerebek sebuah warung non permanen di kawasan Winong, RT 03 RW I, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.


Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan puluhan jerigen berisi solar bersubsidi yang diduga akan diedarkan secara ilegal. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor dan mobil pikap yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas distribusi BBM tersebut.


Operasi berlangsung cepat dan tertutup tanpa menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah pemilik warung di sekitar lokasi bahkan mengaku tidak mengetahui adanya penindakan tersebut.


“Justru saya baru tahu dari wartawan kalau ada penggerebekan tadi malam, padahal saya buka 24 jam, sampai pagi ini belum tutup,” ujar pemilik Warung Bu Mar.


Ketua RT setempat, Gugus Dewa Kabe, mengungkapkan bahwa dirinya diminta aparat kepolisian untuk menjadi saksi saat penggerebekan berlangsung.


“Tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB, tim Resmob menemui saya dan meminta menjadi saksi karena ada dugaan penimbunan BBM bersubsidi jenis solar di wilayah ini,” katanya saat ditemui wartawan.


Ia menambahkan, pemilik warung yang dijadikan lokasi penggerebekan bukan merupakan warga setempat. Di wilayah tersebut, kata dia, terdapat sejumlah bangunan warung non permanen yang berdiri tanpa izin dan tidak melapor kepada pengurus lingkungan.


Gugus juga menyebutkan bahwa pelaku diduga merupakan pendatang.


Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi saat dikonfirmasi pada Selasa (14/4/2026) pagi sempat belum memberikan respons. Namun beberapa jam kemudian, ia membenarkan adanya penggerebekan tersebut.


Terpisah, Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Salatiga IPTU Sutopo juga mengonfirmasi penindakan itu. Meski demikian, ia menyebut kasus tersebut masih dalam tahap pengembangan.


“Siap, benar. Namun masih dalam pengembangan,” ujar Sutopo singkat.


Hingga kini, polisi masih mendalami jaringan distribusi serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam praktik ilegal tersebut.(Goent)