Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Jumat, 10 April 2026, 4:14:00 PM WIB
Last Updated 2026-04-10T09:14:29Z
NASIONALNEWS

Presiden Prabowo Subianto Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang, Dorong Industrialisasi Berbasis Energi Bersih

Advertisement


MAGELANG|MATALENSANEWS.COM — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Peresmian ini menjadi momentum penting dalam mendorong industrialisasi nasional berbasis teknologi dan energi bersih.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan konsistensi sektor swasta nasional dalam mengambil peran strategis dalam pembangunan industri. Kepala Negara secara khusus mengapresiasi langkah Komisaris Utama VKTR, Anindya Novyan Bakrie, beserta kelompok usahanya yang dinilai memiliki visi kuat dalam mendukung transformasi bangsa.


“Saya sangat menyambut baik dan menghargai kegiatan ini, inisiatif yang telah diambil sejak beberapa tahun oleh Saudara Anindya Bakrie beserta keluarga semuanya, kelompok usahanya,” ujar Presiden.


Presiden menegaskan bahwa industrialisasi merupakan tahapan penting dalam kebangkitan teknologi suatu bangsa. Menurutnya, penguasaan teknologi harus mampu diolah menjadi industri yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat dan negara.


“Industrialisasi adalah bagian akhir daripada suatu kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga bermanfaat bagi suatu bangsa,” tegasnya.


Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa negara sebesar Indonesia harus mampu membangun kemandirian di sektor-sektor strategis, khususnya energi dan pangan. Dalam konteks tersebut, kehadiran industri kendaraan listrik dinilai sebagai langkah konkret menuju kemandirian energi sekaligus penguatan struktur industri nasional.


Presiden juga menyampaikan harapannya agar VKTR dapat berkembang menjadi salah satu national champion Indonesia di sektor otomotif, sejajar dengan perusahaan-perusahaan besar dunia.


“Kalau Jepang punya Isuzu, punya Hino, kalau Korea punya Hyundai, Daewoo, saya berharap beberapa tahun lagi kita akan melihat VKTR sebagai salah satu champion dari Indonesia,” ungkap Presiden.


Peresmian ini menjadi simbol tekad Indonesia untuk naik kelas, dari pengguna teknologi menjadi produsen, serta dari sekadar pasar menjadi pemain utama dalam industri global. Langkah ini sekaligus mempertegas arah pembangunan nasional yang bertumpu pada hilirisasi, inovasi, dan kemandirian ekonomi.(Sofie Rahmawati)