Advertisement
DEMAK|MATALENSANWWS.COM – Ratusan santri dan warga di Desa Pilang Wetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Minggu (19/4/2026).
Para santri dari sejumlah pondok pesantren dilaporkan mendadak mengalami gejala seperti mual, muntah, dan pusing usai mengonsumsi makanan yang dibagikan dalam program tersebut.
Salah seorang santri, Nur Sakinah, mengaku mulai merasakan sakit perut tak lama setelah menyantap menu nasi goreng yang disajikan.
“Sakit perut, mual-mual,” ujarnya singkat.
Ratusan santri yang terdampak diketahui berasal dari beberapa pondok pesantren, di antaranya Ponpes Asnawiyah, Bustanul Qur’an, Al Ma’arif Putri, dan Hidayatul Mubtadiyin.
Seorang warga setempat menyebut, menu MBG yang dibagikan terdiri dari nasi goreng, telur, susu, acar, serta buah jeruk. Ia menduga makanan tersebut menjadi penyebab keracunan massal.
“Ini keracunan. Kemarin dapat MBG dari SPPG Dempel. Dari tadi malam sampai pagi banyak yang tiba-tiba mual dan muntah,” ungkapnya.
Para korban kemudian dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis, di antaranya Puskesmas Kebonagung, RSU PKU Muhammadiyah Gubug, dan RS Getas Pendowo Gubug.
Sementara itu, personel Polsek Kebonagung telah mendatangi lokasi kejadian serta SPPG guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan keracunan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG maupun kepolisian terkait penyebab pasti kejadian tersebut.(Farid)

