Advertisement
KAB.SEMARANG|MATALENSANEWS.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Rabu (22/04/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Di Kabupaten Semarang, upacara pembukaan dipusatkan di Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugraho, S.I.P., M.M., serta dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Dalam amanatnya, Bupati Semarang menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.
“Melalui TMMD, kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugraho menyampaikan bahwa TMMD menjadi bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Program ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik seperti penyuluhan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.
Dimulainya program TMMD ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama serta pemukulan gong.
Adapun sasaran fisik utama berupa betonisasi jalan di Desa Jatirunggo sepanjang 748 meter, lebar 3 meter, dan tebal 15 cm dengan total volume 336,6 meter kubik. Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa rehabilitasi satu unit mushola.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik, antara lain penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan oleh Kodim 0714/Salatiga, penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan kamtibmas oleh Polres Semarang, pelayanan KB kesehatan oleh BKKBN Kabupaten Semarang, penyuluhan kesehatan masyarakat oleh Dinas Kesehatan, serta layanan administrasi kependudukan seperti pencetakan KTP dan KIA elektronik oleh Disdukcapil Kabupaten Semarang.
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif berkelanjutan, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa.
Sementara itu, upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II di wilayah Kota Salatiga digelar di Lapangan Bola Jambesari, Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Salatiga, M. Sidqon Effendi, S.SiT., M.T., didampingi Kasdim 0714/Salatiga Mayor Cpl Purwanto.
Pelaksanaan TMMD di dua wilayah ini menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(Goent)

