Advertisement
BOYOLALI |MATALENSANEWS.COM- Sebanyak 24 unit truk operasional untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tiba di Markas Kodim 0724/Boyolali pada Sabtu (9/5/2026) malam. Kendaraan tersebut akan dibagikan kepada pengurus KDMP di sejumlah desa di Kabupaten Boyolali sebagai sarana penunjang operasional koperasi.
Pada Minggu (10/5/2026), terlihat 14 unit truk roda enam masih berjajar di halaman tengah Kodim 0724/Boyolali. Truk berwarna putih tersebut bertuliskan “Foton” pada bagian depan kiri dan “Aumark” di bagian depan kanan. Seluruh kendaraan masih menggunakan pelat nomor sementara berlatar putih dengan tulisan merah berawalan huruf B.
Pasiter Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Nasoha, mengatakan distribusi kendaraan operasional KDMP dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan pengurus koperasi penerima.
“Hingga Minggu (10/5/2026) pukul 12.00 WIB, ada 24 truk yang telah datang. Sepuluh di antaranya telah diambil oleh pengurus KDMP,” ujar Nasoha kepada wartawan, Minggu.
Adapun sepuluh KDMP yang telah menerima truk operasional tersebut yakni:
KDMP Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali
KDMP Desa Winong, Kecamatan Boyolali
KDMP Desa Penggung, Kecamatan Boyolali
KDMP Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali
KDMP Desa Manggis, Kecamatan Mojosongo
KDMP Desa Karangnongko, Kecamatan Mojosongo
KDMP Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo
KDMP Desa Sudimoro, Kecamatan Teras
KDMP Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo
KDMP Desa Trayu, Kecamatan Banyudono
Sementara itu, 14 unit truk lainnya yang masih berada di Kodim 0724/Boyolali dijadwalkan akan disalurkan kepada KDMP di sejumlah desa lainnya, yakni KDMP Pelem, Seboto, Guwo, Sangge, Singosari, Karanggatak, Karangkepoh, Wonosegoro, Guli, Bendungan, Dragan, Tambak, Klari, dan Ngaglik.
Program pengadaan kendaraan operasional KDMP tersebut merupakan bagian dari distribusi nasional kendaraan untuk mendukung aktivitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah.
Dilansir dari Antara, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan pemerintah telah melakukan pengadaan sebanyak 160 ribu unit kendaraan pikap dan truk untuk mendukung operasional koperasi desa/kelurahan merah putih.
“Semua kendaraan sudah dilakukan pengadaannya, sebanyak 160 ribu unit,” kata Joao saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan kendaraan tersebut didatangkan dari berbagai negara seperti Jepang, China, dan India. Menurutnya, opsi impor dipilih karena kendaraan dengan spesifikasi penggerak empat roda (4WD) belum diproduksi di dalam negeri.
“Semua mobil yang ada di sini kalau 4x4 semuanya full impor. Tidak ada yang pembuatan lokal,” ujarnya.
Joao merinci, pengadaan kendaraan tersebut terdiri atas 13.600 unit Mitsubishi, 10 ribu unit Hino, 900 unit Isuzu dari Jepang, serta 13 ribu unit Foton dari China. Sementara sisanya didatangkan dari India.
Lebih lanjut, ia menyebut total anggaran pengadaan kendaraan operasional tersebut mencapai Rp200 triliun yang bersumber dari alokasi pembangunan setiap koperasi desa/kelurahan merah putih sebesar Rp3 miliar.(Goent)

