Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Senin, 04 Mei 2026, 11:25:00 PM WIB
Last Updated 2026-05-04T16:25:11Z
BERITA UMUMNEWS

Pantura dalam Kondisi Genting, AHY: Penurunan Tanah di Demak Capai 20 Cm per Tahun

Advertisement


Jakarta |MATALENSANEWS.COM— Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengeluarkan peringatan serius terkait kondisi pesisir Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa yang kian mengkhawatirkan. Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami penurunan muka tanah secara signifikan, bahkan mencapai hingga 20 sentimeter per tahun.


Peringatan tersebut disampaikan AHY dalam program Manufacture Check CNBC Indonesia yang tayang pada Senin (4/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyoroti kondisi kritis yang terjadi di sepanjang pesisir utara Jawa, mulai dari Jakarta hingga wilayah Demak.


Menurut AHY, fenomena penurunan tanah atau land subsidence tersebut bukan lagi ancaman jangka panjang, melainkan sudah menjadi kondisi darurat yang perlu penanganan serius dan terintegrasi. Ia menyebut, jika tidak segera ditangani, dampaknya dapat memperparah risiko banjir rob, kerusakan infrastruktur, hingga mengancam keberlangsungan permukiman warga di kawasan pesisir.


“Penurunan muka tanah di sejumlah titik bahkan mencapai 20 sentimeter per tahun. Ini tentu sangat mengkhawatirkan dan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.


Ia menjelaskan, sejumlah faktor menjadi penyebab utama kondisi tersebut, di antaranya eksploitasi air tanah secara berlebihan, beban pembangunan di kawasan pesisir, serta dampak perubahan iklim yang memicu kenaikan permukaan air laut.


Pemerintah, lanjut AHY, tengah mengkaji berbagai langkah strategis untuk mengatasi persoalan tersebut, termasuk penguatan infrastruktur pesisir, pembatasan penggunaan air tanah, serta peningkatan koordinasi lintas sektor dan daerah.


Kondisi ini juga menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya di wilayah-wilayah pesisir yang rawan terdampak.


Dengan situasi yang semakin genting, upaya mitigasi dan adaptasi dinilai harus segera diakselerasi guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan, ekonomi, dan keselamatan masyarakat di kawasan Pantura.(Rendy)