Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Selasa, 19 Mei 2026, 12:43:00 PM WIB
Last Updated 2026-05-19T05:43:30Z
BERITA PERISTIWANEWS

Pria Buruh Harian Lepas di Sidomukti Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Gantung Diri

Advertisement


SALATIGA |MATALENSANEWS.COM– Seorang pria berinisial Ng (47), warga Kampung Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di kamar kosnya di Jalan Dewi Kunti No. 34 RT 12 RW 04, Selasa (19/5/2026).


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.40 WIB. Personel Polsek Sidomukti bersama Bhabinkamtibmas dan tenaga medis dari Puskesmas Kalicacing langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Kapolsek Sidomukti Kompol Sunoto, S.H. menjelaskan, korban sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas dan sebelumnya sempat mengeluhkan kesulitan mendapatkan pekerjaan.


“Korban terakhir diketahui berada di rumah pada Senin malam setelah pulang dari Boyolali untuk mencari pekerjaan. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat mengeluhkan sulitnya mendapatkan pekerjaan,” ujar Kompol Sunoto.


Menurut keterangan pihak kepolisian, keluarga mulai merasa curiga karena hingga pagi hari pintu kamar korban masih tertutup. Saat pintu dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tali yang dikaitkan pada tiang penyangga atap kamar.


Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga segera meminta bantuan warga dan melaporkannya kepada petugas kepolisian.


Petugas Polsek Sidomukti bersama tenaga medis kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 8 hingga 12 jam sebelum ditemukan.


Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi.


Kapolsek Sidomukti turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial dan psikologis warga di lingkungan sekitar.


“Peran keluarga dan lingkungan sangat penting untuk saling memperhatikan serta memberikan dukungan kepada warga yang sedang menghadapi persoalan hidup,” pungkasnya.


Usai proses pemeriksaan selesai, jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(Goent)