Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Rabu, 03 Juni 2026, 9:31:00 PM WIB
Last Updated 2026-06-03T14:31:58Z
BERITA PERISTIWANEWS

Dikabarkan Meninggal, Lansia di Demak Mendadak Bernapas Lagi Saat Akan Dikafani

Advertisement

Ilustrasi 

DEMAK
 |MATALENSANEWS.COM– Warga Desa Klampok Lor, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dihebohkan oleh peristiwa tak biasa yang terjadi pada Selasa (2/6/2026). Seorang pria lanjut usia (lansia) yang sempat dinyatakan meninggal dunia tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat proses pemulasaraan jenazah akan dilakukan.


Peristiwa tersebut sontak menjadi perbincangan warga dan viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @liputanseputar_kebonagung. Dalam unggahannya disebutkan bahwa pria lansia tersebut kembali membuka mata dan menggerakkan tangan ketika hendak dimandikan sebelum dikafani.


Kapolsek Kebonagung, Iptu Said Nu'man Murod, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, lansia yang dimaksud bernama Suhardi (65), warga Desa Klampok Lor, Kecamatan Kebonagung.


"Atas nama Bapak Suhardi (65)," ujar Iptu Said Nu'man Murod.


Ia menjelaskan, Suhardi diketahui telah lama menderita sakit menahun. Pada Selasa sore, keluarga dan warga mengira yang bersangkutan telah meninggal dunia sehingga kabar duka sempat diumumkan melalui pengeras suara masjid setempat.


"Tadi sore sudah disiarkan di masjid," kata Kapolsek.


Setelah pengumuman tersebut, warga dan keluarga mulai melakukan persiapan pemulasaraan jenazah. Namun saat jenazah hendak dimandikan dan disucikan seusai waktu Magrib, Suhardi tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda masih hidup.


"Habis magrib waktu mau disucikan bernapas lagi. Lalu dicek bidan desa memang benar masih ada detak jantung," jelasnya.


Kejadian itu membuat keluarga dan warga yang berada di lokasi terkejut. Setelah dipastikan masih memiliki detak jantung dan napas oleh bidan desa, proses pemulasaraan jenazah langsung dihentikan dan Suhardi kembali mendapatkan penanganan.


Kapolsek menambahkan, selama ini Suhardi tinggal bersama istrinya yang juga telah lanjut usia. Sementara anak-anak mereka diketahui berada di luar kota.


Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Meski demikian, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta tetap menunggu penjelasan medis terkait kondisi yang dialami Suhardi.


Hingga saat ini, kondisi terbaru Suhardi masih dalam pemantauan keluarga dan tenaga kesehatan setempat.(Aris/Rendy)