Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Sabtu, 13 Juni 2026, 11:21:00 PM WIB
Last Updated 2026-06-13T16:21:34Z
BERITA PERISTIWANEWS

Gudang Limbah Kain di Mranggen Demak Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1,5 Miliar

Advertisement


DEMAK|MATALENSANEWS.COM
– Kebakaran hebat melanda sebuah gudang limbah kain di Desa Candi, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (13/6/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 01.45 WIB. Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 02.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan armada pemadam kebakaran ke lokasi.


“Begitu menerima laporan, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas,” ujar Agus di Demak.


Gudang yang terbakar diketahui milik Abani (45). Bangunan tersebut memiliki ukuran sekitar 50 x 70 meter dengan konstruksi dinding bata merah, atap asbes, dan lantai plester.


Untuk mengatasi kebakaran, Satpol PP Kabupaten Demak mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil suplai air. Operasi pemadaman melibatkan personel Damkar Pos Demak dan Pos Karangawen yang dibantu sekitar 65 relawan.


Menurut Agus, proses pemadaman berlangsung cukup lama lantaran material yang terbakar berupa limbah kain yang mudah menyala dan menyisakan bara api di berbagai titik.


“Material limbah kain sangat mudah terbakar dan menimbulkan bara yang terus menyala, sehingga proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan waktu cukup panjang,” jelasnya.


Petugas berjibaku selama beberapa jam untuk mengendalikan kobaran api. Setelah upaya intensif dilakukan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dan proses pendinginan selesai pada pukul 11.20 WIB.


Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar.


“Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 miliar,” kata Agus.


Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa serta mencegah kemungkinan terjadinya kebakaran susulan.


Peristiwa ini menjadi kebakaran kedua yang terjadi di wilayah Kecamatan Mranggen dalam dua hari terakhir. Sehari sebelumnya, dua rumah milik warga di Desa Tamansari, Kecamatan Mranggen, juga dilanda kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik.


Kebakaran yang terjadi pada Jumat (12/6/2026) tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit. Beruntung, dalam kedua peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa.


Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menyimpan bahan mudah terbakar, serta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman guna mencegah terjadinya insiden serupa.(Rendy)