Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Kamis, 25 Juni 2026, 8:29:00 PM WIB
Last Updated 2026-06-25T13:29:41Z
BERITA TNINEWS

Pendekatan Humanis Yonif 410/Alugoro Berbuah Hasil, 37 Anggota OPM Kodap IV Sorong Raya Kembali ke Pangkuan NKRI

Advertisement


PAPUA BARAT|MATALENSANEWS.COM – Upaya pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro membuahkan hasil. Sebanyak 37 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV Sorong Raya, termasuk dua komandan batalion, menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kamis (25/6/2026).


Penyerahan diri tersebut berlangsung di Pos Mayerga Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro yang berada di Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Dari 37 orang yang kembali, di antaranya terdapat Komandan Batalion Ovir Kodap IV Sorong Raya Simon Orocomna dan Komandan Batalion Sair Kodap IV Sorong Raya Paulinus Muuk, bersama 35 anggota lainnya beserta keluarga.


Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pengucapan ikrar setia kepada NKRI, penyerahan bendera Bintang Kejora, serta penyerahan sejumlah senjata api yang dipimpin langsung oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III), Letjen TNI Lucky Avianto.


Acara tersebut turut dihadiri Komandan Yonif 410/Alugoro Letkol Inf Sudarmanto, S.I.P., M.I.P., Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Papua Barat, Ketua DPR Papua Barat, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Kegiatan berlangsung di Lapangan Makodam XVIII/Kasuari.


Keberhasilan tersebut disebut tidak lepas dari pendekatan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, dialog, serta upaya membangun rasa aman yang selama ini dilakukan personel Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro di wilayah penugasan.


Melalui pendekatan tersebut, kepercayaan masyarakat berhasil dibangun sehingga puluhan anggota kelompok bersenjata yang sebelumnya bergabung dengan OPM memutuskan untuk kembali dan bergabung bersama NKRI demi masa depan yang lebih baik bagi keluarga mereka.


“Prosesi kembalinya saudara-saudara kita beserta keluarga sebanyak 37 orang berlangsung cukup panjang, sekitar enam bulan. Proses tersebut dilakukan melalui pendekatan persuasif, humanis, dan penuh kesabaran. Inisiatif ini timbul dari saudara-saudara kita sendiri yang dilatarbelakangi kesadaran tentang pentingnya masa depan keluarga yang lebih baik,” ujar Letjen TNI Lucky Avianto.


Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil komunikasi intensif yang dibangun antara Satgas Yonif 410/Alugoro dengan anggota Kodap IV Sorong Raya selama beberapa bulan terakhir.



Dari hasil komunikasi tersebut, diperoleh kesepakatan untuk menerima dan menjemput anggota Kodap IV Sorong Raya beserta keluarga mereka di Pos Mayerga Satgas Yonif 410/Alugoro sebelum kemudian mengikuti rangkaian prosesi kembali ke NKRI.


Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan secara simbolis enam pucuk senjata api sebagai barang bukti. Salah satu senjata yang diserahkan diketahui merupakan senjata organik milik aparat keamanan yang sebelumnya sempat dikuasai dan digunakan kelompok OPM dalam aksi penyerangan terhadap aparat.


TNI berharap momentum tersebut dapat menjadi langkah positif dalam menciptakan situasi keamanan yang semakin kondusif di wilayah Papua Barat, khususnya Kabupaten Teluk Bintuni.


Dengan kembalinya 37 eks anggota OPM beserta keluarganya ke pangkuan NKRI, diharapkan stabilitas keamanan, pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat. Kondisi yang aman dan damai dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua Barat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.(Bagus)