Advertisement
SEMARANG |MATALENSANEWS.COM– Ribuan warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam gerakan Aksi Pati Bangkit memadati halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (15/6/2026). Mereka datang untuk mengawal sidang perdana Bupati Pati nonaktif Sudewo sekaligus memberikan dukungan moral kepada mantan kepala daerah tersebut.
Sejak pagi hari, kawasan sekitar Pengadilan Tipikor Semarang telah dipenuhi massa yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati. Mereka menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kendaraan elf hingga mobil pribadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 1.500 orang hadir dalam aksi tersebut. Massa terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pedagang hingga warga umum yang mengaku datang atas inisiatif sendiri.
Dalam aksi tersebut, massa membawa satu tuntutan utama yakni meminta Sudewo dibebaskan dari proses hukum yang tengah dijalaninya. Mereka menilai kepemimpinan Sudewo masih dibutuhkan untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Pati.
Sidang perdana yang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang membahas dua perkara yang menjerat Sudewo. Pertama, dugaan pemerasan terkait pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati. Kedua, dugaan keterlibatan dalam kasus suap proyek jalur kereta api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Diketahui, Sudewo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Januari 2026 terkait dugaan pemerasan pengisian perangkat desa. Sementara dalam perkara suap proyek jalur kereta api DJKA, ia diduga terlibat saat masih menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI.
Meski cuaca terik menyengat, massa tetap bertahan di lokasi aksi. Mereka membentangkan berbagai spanduk dan poster berisi dukungan terhadap Sudewo serta sejumlah pesan yang menyoroti pembangunan di Kabupaten Pati selama masa kepemimpinannya.
Beberapa poster yang terlihat di lokasi di antaranya bertuliskan "Suara Rakyat Pati, Bebaskan Sudewo" dan "Kami Sangat Menunggu Kedatanganmu untuk Membangun Pati, Bebaskan Sudewo."
Tepat sekitar pukul 09.00 WIB, mobil tahanan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang membawa Sudewo memasuki area Pengadilan Tipikor Semarang. Kedatangannya langsung disambut sorak-sorai ribuan pendukung yang telah menunggu sejak pagi.
"Bebaskan Sudewo! Bebaskan Sudewo! Kita Akan Lawan!" teriak massa secara bergantian.
Saat turun dari mobil tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dan tangan diborgol, Sudewo tampak melambaikan tangan ke arah para pendukungnya sebelum memasuki ruang persidangan di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.
Koordinator aksi, Sutirto, mengatakan kehadiran masyarakat merupakan bentuk dukungan moral kepada Sudewo yang dinilai telah membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Pati.
"Hari ini masyarakat Kabupaten Pati datang dengan hati nurani. Kami ingin membebaskan pemimpin kami karena kepemimpinan Pak Sudewo masih sangat diperlukan masyarakat," ujar Sutirto di hadapan peserta aksi.
Ia menjelaskan, massa membawa tiga tuntutan utama. Pertama, meminta Sudewo dibebaskan dari seluruh tuduhan hukum yang menjeratnya. Kedua, memulihkan nama baik Sudewo dari tuduhan yang disangkakan oleh KPK. Ketiga, mengembalikan Sudewo ke Kabupaten Pati agar dapat kembali memimpin daerah tersebut.
Menurut Sutirto, peserta aksi berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati, mulai dari Pati Utara, Pati Selatan, Pati Timur hingga Pati Tengah.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, sejumlah peserta aksi juga menyoroti pembangunan infrastruktur yang dilakukan selama masa kepemimpinan Sudewo. Mereka mengklaim berbagai proyek jalan, irigasi dan fasilitas publik mengalami percepatan pembangunan serta mendapat pengawasan langsung dari Sudewo saat menjabat sebagai bupati.
Aksi pengawalan berlangsung sejak sidang dimulai hingga berakhir. Massa menyatakan akan terus hadir dalam setiap agenda persidangan berikutnya sebagai bentuk dukungan kepada Sudewo.
"Kami akan terus hadir mengawal setiap sidang. Jika suara rakyat Pati tidak didengar, massa yang datang akan semakin banyak," tegas Sutirto.
Sidang perdana Sudewo sendiri menjadi perhatian publik karena menyangkut dua perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani KPK. Sementara itu, aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar lokasi guna memastikan jalannya persidangan dan aksi massa berlangsung aman serta kondusif.(Goent)

