Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Jumat, 03 Juli 2026, 6:43:00 PM WIB
Last Updated 2026-07-03T11:43:08Z
BERITA PERISTIWANEWS

Ayah Tewas Tercebur Sumur Saat Padamkan Kebakaran Rumah Anak di Demak

Advertisement


DEMAK|MATALENSANEWS.COM
– Seorang pria bernama Supriyanto (55), warga Dukuh Ngayon RT 04 RW 01, Desa Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur saat berusaha mengambil air untuk memadamkan kebakaran yang melanda rumah anaknya, Kamis (2/7/2026) malam.


Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 19.20 WIB. Korban sempat dievakuasi warga dan dilarikan ke Puskesmas Kebonagung. Namun, setelah mendapat pemeriksaan medis, nyawanya dinyatakan tidak dapat diselamatkan.


Kapolsek Kebonagung AKP Said Nu'man Murod mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 19.20 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian. Saat petugas tiba, warga telah berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya.


"Di lokasi warga sudah ramai memadamkan api dengan alat seadanya, dan tidak lama kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Demak dan BPBD Kabupaten Demak tiba di lokasi," ujar AKP Said Nu'man Murod, Jumat (3/7/2026).


Di tengah upaya pemadaman tersebut, Supriyanto yang merupakan ayah pemilik rumah berusaha mengambil air dari sumur yang berada di depan rumah yang terbakar. Nahas, korban terjatuh ke dalam sumur hingga akhirnya meninggal dunia.


"Korban meninggal dunia yaitu orang tua pemilik rumah, Supriyanto (55), warga Dukuh Ngayon RT 04 RW 01, dikarenakan terjatuh masuk ke dalam sumur saat mengambil air di sumur depan rumah yang terbakar guna memadamkan rumah anaknya yang terbakar," jelasnya.


Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Kebonagung untuk mendapatkan pertolongan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, korban telah meninggal dunia.


Sementara itu, Kepala Bidang Linmas Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Endra Toga Perdana, mengatakan saat tim pemadam tiba di lokasi, korban telah lebih dahulu dievakuasi oleh warga menuju puskesmas sehingga petugas langsung fokus melakukan pemadaman.


"Waktu Damkar datang, korban sudah dievakuasi warga ke puskesmas. Jadi kita langsung penyemprotan api," katanya.


Dua unit mobil pemadam kebakaran bersama personel BPBD Kabupaten Demak berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 20.10 WIB. Selanjutnya petugas melakukan proses pendinginan hingga pukul 21.18 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.


Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran tersebut juga masih dalam proses pendataan.(Rendy)