Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Rabu, 01 Juli 2026, 8:41:00 PM WIB
Last Updated 2026-07-01T13:41:38Z
BERITA PERISTIWANEWS

Pertamini di Ungaran Timur Terbakar Saat Pengisian BBM, Dua Sepeda Motor Hangus, Pemilik Alami Luka Bakar

Advertisement


KAB.SEMARANG|
MATALENSANEWS.COM- Sebuah usaha Pertamini di Dusun Jetis RT 04 RW 06, Kelurahan Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 16.20 WIB. Kebakaran yang terjadi saat proses pengisian bahan bakar minyak (BBM) itu mengakibatkan dua unit sepeda motor hangus terbakar, sementara pemilik usaha mengalami luka bakar pada kedua kakinya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika pemilik Pertamini sedang mengisi BBM ke dalam botol menggunakan pompa elektrik. Diduga muncul percikan api yang langsung menyambar bahan bakar sehingga kobaran api dengan cepat membesar.



Api kemudian menghanguskan satu unit mesin pompa Pertamini beserta dua sepeda motor yang berada di sekitar lokasi. Sementara itu, pemilik usaha mengalami luka bakar pada kedua kaki dan segera mendapatkan penanganan medis.


Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Berkat respons cepat warga dan petugas, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan maupun permukiman di sekitarnya.


Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengimbau para pelaku usaha Pertamini maupun penjual BBM eceran agar selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas pengisian dan penyimpanan bahan bakar.


"Kami mengingatkan kepada seluruh pedagang dan pelaku usaha mini pom atau Pertamini agar selalu berhati-hati dan menerapkan standar keselamatan kerja. Pastikan peralatan dalam kondisi baik, jauhkan sumber api, serta sediakan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi usaha," ujar Anang.


Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Selain itu, total kerugian material akibat insiden tersebut juga masih dalam proses perhitungan oleh pihak berwenang.(Goent)