Deoxa Indonesian Channels

lisensi

Advertisement MGID

Kamis, 20 Agustus 2026, 6:54:00 PM WIB
Last Updated 2026-08-20T11:54:27Z
BERITA UMUMNEWS

KPK Bantah OTT di Kabupaten Bogor, Sebut Ada Kegiatan Lain dan Periksa Sejumlah Pihak

Advertisement

Gambar ilustrasi 

BOGOR
 |MATALENSANEWS.COM– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah informasi mengenai adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026).


Sebelumnya, beredar informasi bahwa KPK melakukan operasi senyap terkait dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang melibatkan penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.


Dalam informasi tersebut disebutkan, salah satu kepala dinas di lingkungan Pemkab Bogor turut diamankan dalam kegiatan yang disebut sebagai OTT. Bahkan, KPK dikabarkan mengamankan enam orang serta barang bukti berupa uang sekitar Rp1,5 miliar.


Namun, informasi tersebut dibantah langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.


“Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat, terkait kabar peristiwa penangkapan tangan di wilayah Kabupaten Bogor, kami klarifikasi, bahwa informasi tersebut tidak benar,” kata Budi melalui keterangan tertulis, Kamis (20/8).


Budi membenarkan bahwa tim KPK memang tengah melakukan kegiatan di wilayah Kabupaten Bogor. Namun, menurut dia, kegiatan tersebut bukan dalam rangka operasi tangkap tangan.


KPK, kata Budi, tengah melakukan kegiatan lain, di antaranya meminta keterangan kepada sejumlah pihak serta menerima laporan dari masyarakat.


“Adapun kegiatan lain yang dilakukan KPK di wilayah tersebut, benar ada, namun untuk saat ini secara detail kami belum dapat sampaikan,” ujarnya.


Ia menegaskan, KPK akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada publik apabila waktunya sudah tepat.


“Pada waktunya tentu kami akan menyampaikan kepada publik secara transparan,” lanjut Budi.


Sebelumnya, sumber internal KPK menyebut terdapat enam orang yang dibawa dalam kegiatan tersebut. Sumber itu juga menyebut salah satu pejabat yang diamankan merupakan kepala dinas.


KPK juga disebut masih melakukan pengembangan untuk menjaring sejumlah pihak lain. Namun, informasi tersebut belum dapat dikonfirmasi secara resmi karena KPK telah menegaskan bahwa kegiatan di Kabupaten Bogor tersebut bukan OTT.


Sementara itu, awak media telah berupaya menghubungi Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk meminta konfirmasi terkait informasi dugaan penangkapan kepala dinas oleh KPK.


Konfirmasi dilakukan melalui pesan tertulis dan sambungan telepon. Namun, hingga berita ini ditulis, nomor telepon Bupati Bogor tersebut dalam kondisi tidak aktif.


KPK sendiri belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai kegiatan yang sedang dilakukan di Kabupaten Bogor. Publik masih menunggu keterangan resmi lembaga antirasuah tersebut terkait pihak-pihak yang dimintai keterangan maupun perkara yang sedang ditangani.(GT)